Apple akhirnya mulai mengungkapkan beberapa detail proyek AI besarnya, Apple Intelligence, yang diharapkan meluncur bersama Siri versi terbaru pada tahun 2026. Dalam laporan keuangan kuartal ketiga 2025, Tim Cook menyebut kalau pengembangan asisten digital itu sudah menunjukkan “kemajuan yang baik”.
Siri versi baru ini akan menjadi bagian utama dari Apple Intelligence. Strategi AI besar yang Apple kembangkan untuk memperkuat ekosistem iPhone, iPad, dan Mac melalui kecerdasan buatan yang lebih personal dan kontekstual.
Dilansir dari laman Wccftech (31/10), laporan internal menyatakan bahwa update signifikan tersebut akan disertakan dalam iOS 26.4 yang akan dirilis pada musim semi tahun 2026. Salah satu fitur andalannya adalah In-app Actions, yang memungkinkan Siri menjalankan perintah langsung di dalam aplikasi, seperti menambah daftar belanja atau kirim pesan lewat perintah suara.
Selain itu, Personal Context Awareness akan bikin Siri bisa memahami konteks data pribadi pengguna. Misalnya, mencari podcast yang pernah dibahas di iMessage atau menampilkan info penting dari email tertentu. Ada juga On-Screen Awareness, fitur yang memungkinkan Siri memahami konten di layar dan melakukan tugas secara otomatis.
Menariknya, aplikasi Sky, sebuah asisten AI buata Software Applications Incorporated, dapat membaca tampilan layar, menjalankan perintah lintas aplikasi, dan membuat otomatisasi khusus. Beberapa fitur ini sudah tersedia untuk pengguna Mac. Bahkan, aplikasi tersebut baru-baru ini dibeli oleh OpenAI.
Tim Cook juga mengkonfirmasi bahwa Apple Intelligence berencana membuka integrasi Siri dengan lebih banyak model AI di masa depan. Saat ini, ChatGPT dari OpenAI terhubung dengan Siri di bawah sistem Apple Intelligence dan Cook menyatakan bahwa Apple “berintegrasi dengan lebih banyak pihak seiring waktu”.
Langkah ini diyakini sebagai persiapan Apple untuk mendukung Model Context Protocol (MCP), standar terbuka yang memungkinkan model AI bekerja sama lintas aplikasi. Meski begitu, laporan Bloomberg sempat menyebut bahwa Apple masih menghadapi tantangan besar, terutama agar Siri bisa berfungsi dengan baik di berbagai aplikasi dan situasi sensitif seperti perbankan.
Pax Insight
Siri versi baru ini bisa jadi lompatan besar untuk pengalaman memakai iPhone sehari-hari. Bayangkan saja, nanti kita bisa menyuruh Siri mencari playlist dari pesan teman, atau langsung meringkas artikel dari layar, semua itu tanpa harus sentuh layar. Kalau fitur-fitur ini sampai rilis mulus, iPhone bakal makin “pintar” dan relevan buat gaya hidup serba cepat.
Tapi ada hal lain yang menarik, Apple yang biasanya super-eksklusif, kini mulai terbuka buat integrasi AI pihak lain kayak ChatGPT. Ini bisa bikin ekosistem Apple makin fleksibel, apalagi buat pengguna yang udah terbiasa pakai AI buat bantu kerja, kuliah, atau konten. Kalau integrasinya berjalan lancar, 2026 bisa jadi tahun di mana Siri nggak cuma paham perintah, tapi juga paham konteks hidup penggunanya.



