AI
Selasa, 27 Januari 2026 11:09 WIB

Startup Tiongkok pimpin revolusi vibe coding

Startup Tiongkok pimpin revolusi vibe coding.
Wu Chenglin, founder and CEO of DeepWisdom. Sumber: DeepWisdom via Kr Asia

DeepWisdom, startup berbasis di Shenzhen yang sebelumnya kurang dikenal di luar komunitas pengembang, kini diam-diam mendominasi pasar vibe coding di Tiongkok, sebagaimana dilansir dari Kr Asia. Metode ini memungkinkan pengguna membangun aplikasi hanya dengan “mengobrol” bersama AI, tanpa perlu menulis kode secara manual.

Kenapa ini penting: Tren yang dipopulerkan oleh Andrej Karpathy ini sedang mengubah cara orang memandang pemrograman. Jika di level global startup Lovable menjadi wajah utama gerakan ini, maka di Tiongkok, DeepWisdom tampil sebagai penguasa pasar dengan dukungan modal besar dari Ant Group dan Baidu Ventures.

Kabar terbaru: Pada 13 Januari 2026, DeepWisdom merilis generasi terbaru produk multi-agen mereka dengan nama baru, “Atoms”.

  • Fokus komersial: Tidak seperti alat AI lain yang hanya menghasilkan potongan kode, Atoms menyediakan infrastruktur lengkap, mulai dari sistem login, database, hingga gerbang pembayaran.
  • Tujuan: Membantu pengguna meluncurkan aplikasi web fungsional yang siap dipakai untuk bisnis, bukan sekadar proyek hobi.

Pertumbuhan pesat:

  • 10.000 aplikasi per hari dihasilkan lewat platform mereka pada September 2025.
  • RMB 220 juta (Rp480 miliar): Total pendanaan yang dikumpulkan pada paruh pertama 2025.
  • 60.000 bintang di GitHub untuk kerangka kerja open source mereka, MetaGPT.
  • 1,2 juta kunjungan bulanan ke platform.

Rahasia sukses: CEO Wu Chenglin punya filosofi unik: membuat alat AI yang berperilaku seperti “sebuah perusahaan”, bukan sekadar “seorang insinyur”. Artinya, Atoms tidak meminta pengguna melakukan kustomisasi teknis rumit, melainkan langsung menyediakan solusi backend siap pakai. Wu mengklaim Atoms mampu memberikan hasil lebih baik dibanding pesaing global dengan biaya operasional jauh lebih rendah.

Posisi saat ini: DeepWisdom mempekerjakan lebih dari 80 orang dengan strategi research-first. Mereka aktif mempublikasikan makalah di konferensi top seperti NeurIPS, menjadikan riset akademik sebagai fondasi utama produk komersial mereka.

Pax Insight

Di era AI, DeepWisdom menunjukkan bahwa pemenang bukanlah mereka yang hanya mengandalkan otomasi murni. Keunggulan sesungguhnya ada pada kemampuan mengemas riset mendalam menjadi produk praktis yang bernilai komersial. Dengan Atoms, mereka berhasil menjembatani dunia riset dan kebutuhan nyata pasar, sekaligus menetapkan standar baru bagi ekosistem vibe coding di Tiongkok.