Salesforce dan OpenAI resmi memperluas kemitraan strategis mereka untuk menghadirkan pengalaman kerja dan niaga berbasis AI yang lebih cerdas dan terpadu. Lewat integrasi lintas platform, pengguna kini bisa mengakses aplikasi Agentforce 360 langsung dari ChatGPT, memungkinkan mereka melihat data CRM, mereviu percakapan pelanggan, hingga membuat visualisasi Tableau hanya dengan mengetik perintah natural.
Di sisi lain, pengguna Salesforce juga bisa memanfaatkan model mutakhir OpenAI seperti GPT-5 untuk membangun agen AI dan menyusun prompt langsung di platform Salesforce. Integrasi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk menjangkau ratusan juta pengguna ChatGPT secara langsung, dengan kendali penuh atas data dan relasi pelanggan.
Kemitraan ini juga menghadirkan Agentforce Commerce yang terintegrasi dengan Agentic Commerce Protocol dan Instant Checkout di ChatGPT. Merchant dapat menampilkan katalog produk dan memfasilitasi transaksi langsung saat pelanggan menunjukkan intent berbelanja, semuanya tanpa keluar dari aplikasi. Teknologi ini dirancang untuk mempercepat konversi dan menekan biaya integrasi.
Slack pun tak ketinggalan. ChatGPT kini hadir sebagai aplikasi di Slack, memungkinkan tim menyusun konten, meringkas percakapan kompleks, dan mengakses insight secara instan. Codex, agen AI OpenAI untuk pemrograman, juga bisa ditandai di channel Slack untuk menyusun kode berbasis konteks percakapan.
Menurut CEO OpenAI, Sam Altman, kemitraan ini bertujuan menjadikan alat kerja sehari-hari lebih natural dan terkoneksi. Sementara Marc Benioff dari Salesforce menyebut kolaborasi ini sebagai fondasi tepercaya menuju Agentic Enterprise.
Dengan lebih dari 800 juta pengguna ChatGPT dan 5,2 miliar pesan Slack per minggu, integrasi ini diyakini akan mengubah cara perusahaan bekerja dan berinteraksi dengan pelanggan: lebih cepat, cerdas, dan berbasis data.



