OpenAI bersiap mengakhiri ketergantungan pada Nvidia dengan memulai produksi massal chip kecerdasan buatan (AI) pertamanya pada 2026, sebagaimana dilansir dari Hardwarezone. Pembuat ChatGPT ini menjalin kemitraan strategis dengan Broadcom senilai $10 miliar untuk mengembangkan prosesor khusus yang akan digunakan secara internal, bukan dijual ke pihak ketiga.
CEO Broadcom Hock Tan mengungkapkan pada 5 September 2025 bahwa perusahaan telah mengamankan pesanan $10 miliar dari klien baru yang tidak disebutkan namanya, namun sumber industri memastikan bahwa klien tersebut adalah OpenAI. Kolaborasi ini mendorong saham Broadcom melonjak 16% dalam sehari, menambah nilai pasar lebih dari $200 miliar.
Chip kustom ini akan diproduksi menggunakan teknologi 3nm TSMC, proses fabrikasi paling canggih yang tersedia saat ini. Desain menggabungkan arsitektur systolic array dengan high-bandwidth memory, konfigurasi serupa yang digunakan pada prosesor Nvidia, namun dioptimalkan khusus untuk kebutuhan OpenAI.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi OpenAI untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia yang menguasai 80% pasar chip AI. OpenAI saat ini menggunakan lebih dari 350.000 GPU Nvidia untuk menjalankan ChatGPT dan model AI lainnya, dengan CEO Sam Altman menyatakan akan "melampaui 1 juta GPU pada akhir 2025".
Tim pengembangan chip OpenAI dipimpin oleh Richard Ho, mantan kepala divisi chip AI Google yang bergabung dengan OpenAI tahun lalu. Meski demikian, tim OpenAI masih lebih kecil dibandingkan upaya serupa di Google atau Amazon, dan biaya pengembangan satu versi chip bisa mencapai $500 juta belum termasuk software dan sistem pendukung.
OpenAI mengikuti jejak raksasa teknologi lain seperti Google dengan Tensor Processing Unit, Amazon dengan chip Graviton dan Inferentia, serta Meta yang juga mengembangkan prosesor AI kustom. Microsoft baru-baru ini mengumumkan investasi $80 miliar untuk infrastruktur AI pada 2025, sementara Meta mengalokasikan $60 miliar untuk pengembangan AI.
Chip pertama OpenAI akan fokus pada operasi inferensi untuk menjalankan model yang sudah dilatih, dengan kemampuan training akan ditambahkan pada iterasi berikutnya. Ini memungkinkan OpenAI mengoptimalkan performa ChatGPT dan layanan AI lainnya sambil mengurangi biaya operasional jangka panjang.
Keputusan OpenAI menciptakan gelombang di industri semikonduktor. Saham Nvidia turun 4,3% setelah pengumuman, sementara AMD dan perusahaan chip lainnya mengalami volatilitas. Namun, analis memprediksikan bahwa chip custom OpenAI tidak akan sepenuhnya menggantikan kebutuhan GPU Nvidia dalam jangka pendek.
Dengan produksi dimulai 2026, OpenAI akan memiliki kontrol lebih besar atas supply chain dan dapat mengoptimalkan hardware khusus untuk arsitektur model GPT masa depan, memberikan keunggulan kompetitif dalam perlombaan AI global.



