AI
Kamis, 9 Juli 2026 15:04 WIB

Muse Image rilis, pembuat gambar pertama dari divisi AI Meta

Meta meluncurkan Muse Image, model AI pembuatan gambar pertama dari Superintelligence Labs yang kini hadir di beragam layanan.

Meta resmi meluncurkan model AI pembuat gambar buatan divisi Superintelligence Labs miliknya. Model Muse Image kini jadi basis tool pembuatan gambar untuk aplikasi Meta AI, Instagram, dan WhatsApp, dan akan segera hadir di Facebook dan Messenger.

Alexandr Wang yang memimpin Superintelligence Labs menyebut Muse Image bersifat agentic yang bekerja bersama LLM Muse Spark untuk menalar prompt pengguna, melakukan penelusuran, dan merencanakan gambar sebelum membuatnya. 

Apa yang menarik? 

Muse Image merupakan model pertama dari divisi AI Meta Superintelligence Labs. Model ini sekaligus menandai pergeseran dari lini model Llama ke keluarga Muse yang baru. 

Lewat model baru ini, Meta juga memperkenalkan pendekatan agentic yakni AI akan berpikir dan merencanakan sebelum menghasilkan gambar, bukan sekadar langsung memproses prompt secara mentah. 

Jadi, berbeda dari generator AI gambar konvesional yang langsung memproses prompt, Muse Image akan bekerja dalam beberapa langkah terlebih dulu. 

Dimulai dari menalar prompt pengguna, lalu mencari informasi di web jika diperlukan. Kemudian, model ini akan merencanakan output, baru menghasilkan gambar. 

Fitur utama Muse Image

  • Mention akun Instagram dalam prompt: Pengguna bisa me-mention akun Instagram lain dalam prompt Muse Image, memungkinkan model AI menggabungkan tampilan visual mereka ke dalam output.
  • Transformasi gambar dengan prompt: Pengguna bisa mengubah gambar yang sudah ada menggunakan prompt yang disarankan, serta membuat desain untuk undangan, kartu pos, hingga desain kreatif lainnya. 
  • Mengambil inspirasi dari Facebook Marketplace: Muse Image bisa mendesain ulang ruangan berdasarkan gambar yang diambil dari Facebook Marketplace atau dari web fitur yang sangat berguna untuk inspirasi dekorasi interior.
  • Edit langsung di foto: Pengguna bisa membuat perubahan langsung pada foto yang langsung bisa dibagikan ke Feed, Stories, hingga Chat. 
  • 30 efek AI baru untuk Instagram Stories: Muse Image juga dipakai untuk mengembangkan 30 efek AI baru yang hadir di Instagram Stories. Efek ini digulirkan untuk pengguna di Amerika Serikat, baru ke negara lain. 

Kontrol privasi

Meski fitur mention memungkinkan AI menggunakan foto publik pengguna, Meta tetap menekankan adanya kontrol: 

  • Pengguna bisa mengatur bagaimana orang lain menggunakan kembali konten mereka untuk AI. 
  • Pengaturan tersedia melalui Help Center di Instagram. 
  • Hanya foto publik yang digunakan, foto dari akun privat tidak akan terpengaruh. 

Pax insight

Peluncuran Muse Image menandai dua transisi signifikan sekaligus di Meta: dari lini model Llama ke keluarga Muse, dan dari generasi gambar AI konvensional ke pendekatan agentic yang melibatkan reasoning dan perencanaan sebelum menghasilkan output. 

Keduanya mencerminkan ambisi Meta yang semakin besar di ranah AI, terutama di bawah kepemimpinan Alexandr Wang di Superintelligence Labs.

Pendekatan agentic untuk membuat gambar merupakan pembeda yang menarik secara teknis. Sebab, Meta memungkinkan Muse menalar dan merencanakan prosesnya sebelum menghasilkan gambar. 

Meski menjanjikan, kemampuan Muse Image untuk menghasilkan gambar masih perlu dibuktikan lebih dulu untuk menilai apakah hasilnya bisa bersaing dengan model lainnya. 

Selain itu, fitur yang memungkinkan pengguna me-mention akun lain di Instagram ini bisa berpotensi bermasalah. Karenanya, Meta harus memastikan kalau fitur ini tidak bisa disalahgunakan di masa depan.