Perkembangan teknologi AI benar-benar bergerak sangat cepat. Hanya satu hari setelah Wired melaporkan persiapannya, OpenAI secara resmi meluncurkan aplikasi sosial video standalone terbarunya ke dunia. Aplikasi ini disebut Sora app, dan ditenagai oleh model video baru Sora 2, memungkinkannya menghasilkan klip buatan AI dari hampir semua hal.
Sora app menawarkan pengalaman yang diharapkan, yaitu sangat mirip dengan TikTok, lengkap dengan feed video vertikal dan navigasi swipe-to-scroll. Namun, semua konten yang ada di feed ini sepenuhnya dihasilkan oleh AI.
Fitur utama aplikasi ini, yang disebut Cameo, memungkinkan orang lain menambahkan rupa (likeness) kamu ke dalam video yang mereka hasilkan. Meskipun kemungkinan fitur ini akan kontroversial, OpenAI memberikan banyak kontrol kepada pengguna atas izin penggunaan rupa mereka.
Dilansir dari laman Engadget (1/10), ketika kamu pertama kali menggunakan aplikasi ini, kamu bisa memberikan izin kepada teman, bahkan orang asing, untuk menghasilkan gambar dirimu. Setiap kali seseorang menggunakan rupamu dalam video, Sora akan menetapkanmu sebagai "co-owner" dari klip tersebut. Hal ini memberimu hak untuk menghapus atau mencegah video tersebut dimodifikasi lebih lanjut dalam generasi berikutnya.
Fitur co-owner ini terkait dengan fitur "Remix" Sora, yang memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan video yang sedang tren dan menawarkan versi mereka sendiri melalui modifikasi. Selain itu, Sora 2 kini mampu menghasilkan suara bersamaan dengan video, sebuah kemampuan audio perdana dari model AI milik OpenAI.
Sebagai tindakan pencegahan keamanan, OpenAI akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna setiap kali rupa mereka digunakan oleh orang lain. Pemberitahuan ini akan dikirimkan bahkan dalam situasi di mana seseorang membuat video tetapi tidak pernah mempostingnya ke feed aplikasi.
Di luar itu, Sora memiliki batasan tegas: software ini tidak dapat menghasilkan video tokoh masyarakat (public figures), kecuali jika mereka mengunggah rupa mereka ke aplikasi dan memberikan izin. Selain itu, perangkat lunak ini akan menolak membuat konten pornografi.
Saat ini, aplikasi Sora hanya tersedia di iOS, dan belum ada kabar kapan akan tiba di Android. Kamu membutuhkan undangan dari perusahaan untuk bergabung, dan mereka yang beruntung dapat mengundang empat teman. Untuk saat ini, OpenAI hanya menyediakan Sora untuk pengguna di AS dan Kanada.
Keputusan OpenAI merilis aplikasi sosial ini diduga karena adanya peluang strategis di tengah ketidakpastian operasional TikTok di AS. Dengan menambahkan komponen sosial ke Sora, OpenAI mungkin berharap dapat mencegah pengguna mencoba model AI lain, karena meninggalkan aplikasi baru ini berarti meninggalkan komunitas yang terbentuk di dalamnya.



