IBM dan National Renewable Energy Laboratory (NREL) mengumumkan kolaborasi strategis dalam kerangka IBM Impact Accelerator untuk memperkuat ketahanan rantai pasok di Singapura dan Indonesia.
Proyek ini menghadirkan prototipe data room berbasis AI bernama Community Associated Knowledge Environment (CAKE), yang dirancang untuk mengintegrasikan data lintas sektor: pangan, energi, dan air; serta menyediakan visualisasi dan wawasan real‑time bagi pembuat kebijakan, LSM, dan pelaku bisnis. Inisiatif ini menempatkan analisis prediktif dan dukungan keputusan berbasis AI sebagai pusat upaya untuk mengurangi risiko rantai pasok dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
Kolaborasi dua tahun ini dijalankan dalam dua fase. Fase pertama menggunakan metodologi IBM Garage untuk cepat mengidentifikasi kebutuhan pengguna, memetakan peta jalan solusi, dan merancang prototipe yang dapat diuji bersama pemangku kepentingan lokal.
Pada fase berikutnya, tim IBM akan mengonfigurasi teknologi hybrid cloud dan alat analitik untuk implementasi skala pilot, sekaligus menyiapkan jalur peningkatan skala ke seluruh Asia Tenggara. IBM menyediakan keahlian teknis dan sumber daya, sementara NREL Foundation membawa pengalaman di bidang energi bersih dan ketahanan infrastruktur untuk memastikan solusi yang dikembangkan relevan dan dapat dioperasikan di lapangan.
Proyek ini mendapat dukungan dari mitra seperti EY dan ServiceNow yang akan menyediakan pelatihan kapasitas, pendampingan, dan bantuan teknis. Langkah ini menegaskan pendekatan kolaboratif yang diperlukan untuk menanggulangi tantangan lingkungan dan logistik yang kompleks; bukan hanya teknologi yang diperlukan, tetapi juga kapasitas organisasi dan tata kelola data yang kuat.
Selain dampak lingkungan, inisiatif ini diharapkan mendorong kesiapan digital di tingkat pemerintahan dan sektor swasta, membuka peluang penerapan AI‑driven decision support untuk optimasi ketahanan pangan, manajemen air, dan pengurangan emisi.
Program IBM Impact Accelerator sendiri berfokus pada solusi teknologi dengan dampak sosial dan lingkungan sejak 2022 dan telah mendukung puluhan organisasi global. Dengan pilot di Indonesia dan Singapura, kolaborasi IBM–NREL berpotensi menghadirkan model data‑driven yang dapat direplikasi di kawasan, membantu negara dan komunitas menghadapi gangguan rantai pasok secara lebih proaktif dan berkelanjutan.



