AI
Kamis, 7 Mei 2026 15:04 WIB

Google bakal pakai data game Eve Online untuk latih DeepMind

Lewat investasi jutaan dolar di pengembang Eve Online, Google akan pakai data game simulasi tersebut untuk melatih DeepMind.
Ilustrasi: Pinterest

Google resmi menjadi pemegang saham minoritas di Fenris Creations (sebelumnya bernama CCP Games), pengembang di balik simulator ruang angkasa legendaris, Eve Online. 

Melalui kemitraan ini, unit AI Google, DeepMind, akan menggunakan semesta game tersebut untuk melatih teknologi kecerdasan buatan mereka.

Kenapa ini menarik? 

Eve Online dikenal memiliki ekosistem sosial, politik, dan ekonomi yang sangat kompleks hasil interaksi pemain selama lebih dari 20 tahun.

Bagi DeepMind, informasi ini menjadi sangat penting. Sebab, kemampuan seperti perencanaan jangka panjang dan pembelajaran berkelanjutan merupakan hal belum sepenuhnya dikuasai AI saat ini.

Investasi Google di Eve Online

  • Rebranding: CCP Games resmi berganti nama menjadi Fenris Creations tak lama setelah membeli kembali hak atas Eve Online dari pengembang asal Korea, Pearl Abyss.
  • Nilai investasi: Dikonfirmasi, investasi Google ini bernilai jutaan dolar untuk mendukung riset dan pengembangan.
  • Analisis perilaku manusia: DeepMind rencananya akan mulai mempelajari perilaku pemain di server terisolasi. CEO Fenris menyebut Eve Online akan jadi hal penting bagi AI karena memberikan wawasan mendalam tentang kondisi manusia dan masyarakat. 
  • Pengalaman baru: Meskipun belum pasti, kedua perusahaan menjanjikan kolaborasi ini akan mengeksplorasi pengalaman bermain baru yang dimungkinkan oleh teknologi AI tingkat lanjut.

Pax insight

Kolaborasi ini disebut akan berjalan dua arah. Google bisa mendapatkan data simulasi paling rumit di dunia digital, sedangkan bagi Eve Online ada kemungkinan hadir pengalaman bermain baru yang lebih cerdas dan dinamis.