Beberapa minggu menjelang ulang tahun pertama Gemini 2, Google merilis model terbarunya, Gemini 3 Pro. Google mengklaim sistem baru ini adalah model AI mereka yang paling cerdas, menawarkan kemampuan penalaran (reasoning) terbaik, performa coding kelas atas, dan banyak lagi.
Kabar baiknya, klaim ini nggak cuma gimmick. Soalnya Gemini 3 Pro sudah tersedia di banyak produk dan layanan Google mulai hari ini, memungkinkan pengguna untuk langsung menguji keunggulannya.
Auto Nomor Satu di Benchmark: Kalahkan Grok 4 di Ujian Paling Sulit
Kehadiran Gemini 3 Pro langsung menarik banyak perhatian. Soalnya, performanya langsung mengalahkan Grok 4.1 yang saat peluncuran, langsung berada di punchak benchmark AI. Untuk membuktikan performanya, Google menyoroti dua benchmark utama. Dalam Humanity's Last Exam, dimana Gemini 3 Pro mencetak skor akurasi tertinggi baru sebesar 37.5 persen.
Angka ini mengalahkan pemimpin sebelumnya, Grok 4, dengan selisih yang impresif, sebesar 12.1 persen. Lebih hebatnya, skor tersebut dicapai tanpa menggunakan tools eksternal seperti web search. Sementara itu, di LMArena, Gemini 3 Pro kini berada di puncak leaderboard dengan skor 1.501 poin.
Lalu, apa benefit praktis dari Gemini 3 Pro di aplikasi Gemini? Model baru ini akan menghasilkan jawaban yang lebih ringkas (concise) dan memiliki format yang lebih baik. Yang paling menarik, Gemini 3 Pro mengaktifkan fitur baru yang disebut Gemini Agent. Tool ini dibangun dari Project Mariner (AI web-surfing Chrome tahun lalu) dan memungkinkan pengguna meminta Gemini untuk menyelesaikan tugas untuk mereka.
Untuk mencoba Gemini 3 Pro di dalam aplikasi Gemini, pengguna hanya perlu memilih mode "Thinking" dari model picker. Model baru ini tersedia untuk semua pengguna. Namun, pengguna berbayar (AI Plus, Pro, dan Ultra subscribers) akan mendapatkan keuntungan berupa kuota penggunaan yang lebih sering sebelum mencapai batas (rate limit). Untuk memaksimalkan fitur Gemini Agent, pengguna perlu memberikan izin akses kepada tool ini ke aplikasi Google mereka seperti Gmail atau Calendar.
AI Mode di Search Lebih Kredibel: Engine Menemukan Konten yang Lebih Relevan
Di Google Search, Gemini 3 Pro akan debut di dalam AI Mode, yang ketersediaan awalnya akan diluncurkan untuk pelanggan AI Pro dan Ultra. Model ini juga akan digunakan di AI Overviews untuk menjawab pertanyaan paling sulit yang diajukan pengguna ke search engine. Secara praktis, Google mengklaim Gemini 3 Pro akan membuat AI Mode menemukan konten yang lebih kredibel dan relevan berkat cara model baru ini meningkatkan teknik fan-out yang mendukung AI Mode, dimana dapat melakukan lebih banyak pencarian dan nggak melewatkan konten yang mungkin terlewat oleh model lama.
Selain peningkatan di balik layar, pemahaman multimodal Gemini 3 yang lebih baik akan menghasilkan antarmuka yang lebih dinamis dan interaktif di AI Mode. Sebagai contoh, jika kamu sedang meneliti pinjaman KPR, tool ini dapat membuat kalkulator pinjaman secara langsung di dalam respons jawabannya.
Dalam beberapa minggu mendatang, Google juga berencana meluncurkan algoritma routing baru untuk AI Mode dan AI Overviews yang akan tahu kapan harus meneruskan pertanyaan ke Gemini 3 Pro.
Bagi developer dan pelanggan enterprise, Google membawa Gemini 3 ke semua platform yang biasa digunakan, termasuk Gemini API, AI Studio, dan Vertex AI. Google juga merilis aplikasi coding agentic baru bernama Antigravity, yang dapat memprogram secara otonom sambil membuat tugas untuk dirinya sendiri dan memberikan laporan kemajuan. Bersamaan dengan Gemini 3 Pro, Google memperkenalkan Gemini 3 Deep Think yang akan tersedia untuk penguji keamanan sebelum diluncurkan kepada pelanggan AI Ultra.
Pax Insight
Meningkatnya performa Artificial Intelligence belakangan ini terlihat sangat eksponensial. Goolge mungkin kini menjadi platform AI dengan skor benchmark tertinggi, namun tidak bisa dipungkiri ada kemungkinan AI dari perusahaan lain, seperti OpenAI dan Meta dapat merebut tahta ini hanya dalam hitungan hari saja.



