AI
Kamis, 18 Juni 2026 15:08 WIB

ChatGPT rilis fitur schedule tasks, bisa atur tugas otomatis

OpenAI rilis fitur scheduled tasks di ChatGPT yang memungkinkan pengguna menjadwalkan pengingat hingga memantau perubahan secara otomatis.

OpenAI baru saja menghadirkan fitur baru yakni scheduled tasks ke ChatGPT. Fitur yang baru digulirkan ini memungkinkan pengguna meminta ChatGPT mengirim pengingat, menangani pekerjaan berulang, atau memantau berbagai hal untuk mereka.

Menurut OpenAI, pembaruan ini membuat tugas lebih mudah ditemukan dan dikelola dengan lebih cepat, serta dibekali notifikasi yang lebih berguna. Fitur ini menggantikan Pulse, fitur proaktif yang sudah ada di ChatGPT. 

Dengan adanya fitur ini, pengguna yang masih menggunakan Pulse perlu beralih ke sistem scheduled tasks. Rencananya, Pulse akan dihapus dalam waktu 14 hari. 

Kenapa ini penting? 

Fitur scheduled tasks mengubah ChatGPT dari sekadar asisten yang merespons pertanyaan menjadi asisten yang bertindak secara proaktif. Ini merupakan langkah menuju AI yang lebih agentic dan otonom. 

Alih-alih harus membuka ChatGPT setiap kali membutuhkan sesuatu, pengguna kini bisa menugaskan ChatGPT untuk bekerja di latar belakang, mulai dari mengirim pengingat, memantau perubahan, dan memberi tahu hanya ketika ada yang perlu dilaporkan. Fitur ini akan hadir untuk pengguna Plus, Pro, Business, dan Enterprise.

Apa itu Schedule Tasks di ChatGPT? 

Dengan scheduled tasks, pengguna dapat meminta ChatGPT untuk tiga jenis aktivitas utama:

  • Pengingat (Reminders): Mengingatkan jadwal atau komitmen
  • Pekerjaan Berulang: Menangani tugas rutin secara otomatis
  • Pemantauan (Monitoring): Memantau perubahan dan melaporkan

Cara kerja Scheduled Tasks

  • OpenAI akan menghadirkan laman Scheduled baru untuk melihat tugas aktif hingga mengetahui kapan tugas berikutnya berjalan.
  • Semua tugas kini berjalan lebih cepat dan lebih andal dibanding sebelumnya.
  • Pengguna dapat menjadwalkan pekerjaan untuk waktu spesifik atau rentang waktu yang lebih luas, seperti waktu spesifik atau durasi tertentu. 
  • Selain itu, tugas terjadwal dibatasi berjalan maksimal sekali per jam, serta tugas yang tidak diawasi dapat otomatis berhenti setelah periode tertentu. 

Pax insight

Kehadiran fitur scheduled tasks menunjukkan langkah signifikan yang dihadirkan ChatGPT. Sebab, ini menandakan perubahan dari chatbot reaktif menjadi asisten proaktif. 

Langkah ini juga menunjukkan upaya ChatGPT menjadi asisten AI yang bisa mengurangi beban kerja, bukan sekadar menjawab pertanyaan. Terlebih, ada fitur pemantauan cerdas untuk membantu menyaring informasi yang begitu banyak saat ini.