Adobe menghadirkan fitur baru bernama Quick Cut pada editor video di Adobe Firefly. Fitur ini memanfaatkan AI untuk mengedit footage dan B-roll secara otomatis menjadi draft awal video hanya berdasarkan instruksi teks dari pengguna.
Kenapa ini penting?
Dalam produksi konten modern, kecepatan menjadi faktor krusial, terutama bagi kreator dan marketer yang dituntut menghasilkan video dalam waktu singkat. Quick Cut menyasar tahap paling memakan waktu dalam editing, seperti menyortir footage, memilih klip, dan menyusun draft awal. Dengan AI mengambil alih pekerjaan rutin ini, kreator bisa lebih fokus pada penyempurnaan cerita dan sentuhan kreatif.
Cara kerja Quick Cut
Quick Cut dirancang untuk mempercepat proses dari footage mentah menjadi draft pertama. Berikut kemampuan fitur ini:
- Menghapus bagian footage yang dianggap tidak relevan
- Menggabungkan berbagai take menjadi satu alur
- Memilih B-roll yang sesuai untuk transisi lebih halus
- Membuat transisi pendek tambahan menggunakan model video Firefly
- Mengatur rasio aspek, tempo transisi, dan opsi B-roll melalui prompt
Apa kata mereka?
“Bagian-bagian rutin dalam pengeditan video, seperti sekadar menyusun pilihan klip, bukanlah bagian yang memberi mereka kepuasan. Mereka menemukan kesenangan saat memberi sentuhan khas mereka. Jadi Quick Cut dirancang untuk membantu kreator menemukan cerita dengan cepat dan sampai ke potongan cerita awal secepat mungkin.” - Mike Folgner, product lead for AI and next-generation video tools.
Pax Insight
Quick Cut menunjukkan bahwa AI dalam video editing kini bergerak dari sekadar efek visual menuju otomatisasi workflow. Fitur ini bukan untuk menggantikan editor, melainkan memangkas tahap paling membosankan dalam proses kreatif.



