Banyak orang yang mengatakan bahwa Quantum Dots (QDs) merupakan masa depan TV dengan kualitas yang tinggi. Namun, baru-baru ini ada sebuah teknologi baru yang digadang-gadang melampaui kualitas QDs, yang bernama Quantum Rods (QRs), yang menawarkan kualitas yang lebih baik.
Dalam konferensi SID-MEC di Jerman, para peneliti membagikan perkembangan terbaru pada material nano memanjang ini, yang berpotensi menghadirkan layar lebih cerah, HDR yang lebih punchy, dan efisiensi energi yang jauh lebih baik pada tampilan konsumen di masa depan.
Alignment Spesifik: Rahasia Efisiensi Daya Display yang Lebih Baik
Ide di balik QRs cukup simple namun powerful. Berbeda dengan Quantum Dots yang berbentuk bulat (spherical), nanokristal QRs ini berbentuk memanjang dan dapat disejajarkan dalam arah spesifik. Penjajaran yang presisi ini memungkinkan tampilan menggunakan cahaya jauh lebih efisien, dimana akan meningkatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan tingkat kecerahan.
Meskipun penelitian ini masih terbilang dini, dilansir dari laman Gizmochina (20/11), peneliti mengungkap bahwa hasil yang ditunjukkan sejauh ini sangat menjanjikan. Jan Niehaus dari Fraunhofer IAP-CAN, yang sudah lama mempelajari material kuantum, mempresentasikan update yang paling detail.
Para ilmuwan telah berhasil memindahkan lapisan quantum rod penuh ke substrat uji, dan material tersebut terbukti tahan di bawah suhu tinggi. Menurut Niehaus, kelayakan dasar teknologi QRs kini sudah jelas, meskipun produk realistis masih membutuhkan waktu yang nggak sebentar untuk tersedia di pasar.
Potensi Nggak Terbatas: Dari Upgrade QLED hingga Layar Self-Emissive
Posisi Quantum Rods dalam lanskap display masih terbuka lebar. Kemungkinan awalnya, QRs dapat berfungsi sebagai upgrade untuk teknologi QLED LCD saat ini yang mengandalkan lampu latar dan filter quantum-dot. Namun, masa depan yang lebih exciting melibatkan tampilan quantum-dot yang benar-benar self-emissive (memancarkan cahaya sendiri), yang sering disebut QLED, EL-QD, QED, atau QE. Dalam panel masa depan ini, quantum rods yang sejajar dapat menghasilkan cahaya jauh lebih banyak per watt daripada quantum dots yang digunakan sekarang.
Dalam konferensi tersebut, para peneliti mencatat bahwa perdebatan tentang terminologi di industri display masih belum terselesaikan. Dengan masuknya teknologi baru seperti Quantum Rods, kekacauan istilah ini bisa saja kembali terulang. Tergantung perusahaan mana yang berhasil mengomersialkan dan menamai teknologi ini, QRs dapat kembali mengguncang perdebatan seputar nama-nama display canggih jika terbukti mampu memenuhi janjinya.
Saat ini, QRs memang masih menjadi proyek lab dengan potensi yang sangat besar. Namun, jika teknologi ini berhasil dimatangkan dan dikomersialkan, TV ruang tamu di masa depan akan lebih cerah, menyajikan warna yang lebih kaya, dan secara signifikan lebih hemat energi. Semua peningkatan kualitas ini akan didorong oleh nanorod mungil yang mampu disejajarkan dengan sempurna.
Melirik Pasar Handheld: Peluang QRs Masuk ke Display Smartphone
Nggak hanya TV, sangat menarik untuk melihat apakah teknologi Quantum Rods pada akhirnya juga akan menemukan jalannya ke display smartphone. Efisiensi daya dan peningkatan kecerahan adalah dua hal krusial bagi perangkat handheld. Jika QRs dapat diterapkan pada layar ponsel, hal itu berpotensi memberikan peningkatan signifikan pada pengalaman pengguna di bawah sinar matahari langsung dan memperpanjang daya tahan baterai.
Pax Insight
Meski teknologi QRs terlihat menggonda, masih ada hal yang akan mengganggu teknologi ini masuk ke pasar, yakni harga. Seperti diketahui, TV dengan teknologi Quantum Dot masih memiliki harga yang sangat tinggi, dengan pasar yang masih niche. Hingga saat ini, masih belum ada informasi mengenai harga dari teknoloti QRs.



