Kisah
Selasa, 21 Juli 2026 08:05 WIB

Jelang peluncuran Galaxy Z Fold8, intip evolusi Galaxy Z Fold dari tahun ke tahun

Samsung bersiap meluncurkan smartphone layar lipat terbarunya, salah satunya Galaxy Z Fold8. Yuk simak evolusi Galaxy Z Fold dari tahun ke tahun.
Ilustrasi: Smartphone layar lipat Samsung Galaxy Z Fold6 (Agustin Setyo Wardani)

Samsung bakal menggelar Galaxy Unpacked kedua tahun ini di London, Inggris, 22 Juli nanti. Unpacked kali ini diyakini jadi ajang Samsung memperkenalkan seri smartphone layar lipatnya, termasuk Galaxy Z Fold8. 

Alih-alih hanya satu Galaxy Z Fold8, Samsung dikabarkan merilis dua seri Fold yakni Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra. Berdasarkan teaser yang selalu diunggah Samsung, terungkap akan ada perubahan besar dari Galaxy Z Fold8: yakni dari segi desain. 

Kalau biasanya Galaxy Z Fold mengusung desain agak panjang, kali ini Galaxy Z Fold8 kemungkinan membawa ukuran lebih pendek, namun lebih lebar. Hal ini diyakini jadi cara Samsung membuat perangkat tersebut lebih nyaman digenggam. 

Menyambut peluncuran Galaxy Z Fold8, yuk simak perkembangan seri layar lipat Samsung ini dari tahun ke tahun. 

1. Galaxy Fold (Februari 2019)

Smartphone layar lipat pertama yang dirilis Samsung adalah Galaxy Fold pada Februari 2019. Perangkat ini jadi pembuktian konsep ponsel lipat yang selama ini hanya sebatas paten. 

Sebagai pionir, perangkat ini punya desain begitu tebal, 15,5 mm ketika ditutup dan hadir dengan celah yang besar di area engsel. 

Layarnya 7,3 inci dan layar luar atau cover screennya masih sangat kecil (4,6 inci) dengan bezel yang tebal. Galaxy Fold saat itu belum didukung engsel yang bisa ditekuk 180 derajat saat diletakkan. Perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 855 dan kapasitas daya 4.380mAh. 

Samsung memperkenalkan fitur App Continuity di HPini, yang memungkinkan transisi mulus aplikasi dari layar luar ke layar dalam. 

2. Galaxy Z Fold2 (Agustus 2020)

Penampakan Galaxy Z Fold2 yang rilis pada Agustus 2020.

Pada smartphone layar lipat Fold keduanya ini, Samsung menambahkan huruf Z. Galaxy Z Fold2 dirilis pada Agustus 2020 dengan bobot 282 gram. 

Desainnya jauh lebih modern, layar luar dirombak menjadi full screen dan poni besar di layar dalam digantikan dengan punch hole kecil. Pada seri ini, Samsung mulai memakai layar Ultra Thin Glass. 

Perangkat ini memiliki layar sama seperti pendahulunya yakni 7,6 inci dengan layar cover lebih besar dibanding generasi pendahulu, yakni 6,23 inci. Baterainya juga ditingkatkan jadi 4.500mAH. Galaxy Z Fold2 didukung chipset Snapdragon 865 5G yang membuatnya bisa menjalankan jaringan 5G. 

Salah satu peningkatan utamanya adalah dukungan Flex Mode yang memungkinkan engsel menahan posisi di berbagai sudut, sehingga pengguna bisa mengambil foto tanpa tripod. 

3. Galaxy Z Fold3 (Agustus 2021)

Penampakan Galaxy Z Fold3 yang dirilis Agustus 2021.

Peningkatan dari seri sebelumnya adalah dukungan material Armor Aluminum yang membuat smartphone layar lipat ini lebih kuat. Layar dalamnya juga lebih bersih karena kamera selfie disembunyikan di bawah layar. Sementara, bobotnya dipangkas menjadi 271 gram. 

Layar utamanya masih berukuran sama, 7,6 inci dan layar luarnya 6,2 inci. Baterainya sedikit lebih kecil yakni 4.400mAH tetapi perangkat ini sudah mendukung penggunaan S Pen. 

Peningkatan lain yang diusungnya adalah kehadiran sertifikasi IPX8 ketahanan terhadap air. Ini menjadikan Galaxy Z Fold3 sebagai smartphone layar lipat pertama di dunia yang punya kemampuan tahan air serta dukungan pena digital S Pen. 

4. Galaxy Z Fold4 (Agustus 2022)

Samsung Galaxy Z Fold4 dirilis pada Agustus 2022

Galaxy Z Fold4 merupakan era di mana Samsung mulai mematangkan aspek kenyamanan genggaman sebuah ponsel layar lipat. Itu sebabnya, pada perangkat ini, engsel dibuat lebih ramping, membuat rasio cover screen lebih lebar, imbasnya pengetikan di layar luar jadi lebih nyaman. 

Bobot perangkat lipat generasi ketiga ini juga dipangkas jadi 263 gram. Pada ponsel ini Samsung tetap menyematkan baterai dengan kapasitas 4.400mAH. 

Peningkatan lain, Samsung mulai meningkatkan kamera utama dari 12MP di Z Fold3 menjadi 50MP di seri Galaxy Z Fold4. 

Galaxy Z Fold4 didukung Android 12, membuat perangkat ini punya taksbar permanen di bawah layar sehingga mempermudah multitasking, berpindah antaraplikasi secara instan. 

5. Galaxy Z Fold5 (Juli 2023)

Tampilan Samsung Galaxy Z Fold5 yang dirilis pada Juli 2023

Tradisi peluncuran Galaxy Z Fold series pada bulan Agustus diubah Samsung menjadi bulan Juli sejak 2023, seiring kehadiran Galaxy Z Fold5. 

Peningkatan lain, pada seri ini, Samsung resmi menutup celah engsel pada smartphone layar lipatnya. Dengan begitu, Galaxy Z Fold5 menjadi smartphone layar lipat Samsung pertama yang bisa dilipat tanpa celah. Bodinya pun jadi lebih tipis, hanya 13,4 gram dan bobotnya menjadi 253 gram. 

Perangkat ini menggunakan chipset 4nm Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, dirancang khusus untuk smartphone Galaxy Samsung. 

Ada peningkatan lainnya yang diusung Samsung, yakni tingkat kecerahannya yang naik ke 1.750 nits. Layarnya masih sama, 7,6 inci dan layar luar 6,2 inci. 

Pada seri ini pula, Samsung membawa mekanisme engsel baru yang membuat lipatan di tengah alias crease jadi lebih samar, namun lebih terlindungi. 

6. Galaxy Z Fold6 (Juli 2024)

Samsung Galaxy Z Fold6 (Agustin Setyo Wardani)

Generasi keenam dari Galaxy Fold adalah Galaxy Z Fold6 yang rilis Juli 2024. Perangkat ini punya desain yang ditingkatkan, dengan bodi yang lebih kotak dibanding versi-versi sebelumnya. Estetika desainnya ditingkatkan, Samsung juga membawa warna pink untuk pertama kalinya di seri Fold ini, untuk menggaet segmen pelanggan yang lebih muda. 

Salah satu peningkatan lain adalah, Samsung mulai menghadirkan Galaxy AI yang lebih lengkap di Galaxy Z Fold6, setelah pertama kali dirilis bersama Galaxy S24 series. 

Dengan desain lebih kotak, bobot smartphone ini juga dikurangi drastis menjadi “hanya” 239 gram, hampir dekat dengan bobot HP biasa. 

Samsung masih menyertakan layar 7,6 inci namun kecerahannya dibuat lebih terang yakni 2600 nits. Sementara, layar luarnya dibuat lebih besar, yakni 6,3 inci. 

Sebagai smartphone layar lipat pertama dengan dukungan Galaxy AI, Galaxy Z Fold6 juga membawa fitur penting yakni Interpreter Mode dalam dua layar. Jadi, fitur penerjemah langsung ini bisa dipakai di layar luar dan dalam sekaligus. 

7. Galaxy Z Fold7 (Juli 2025)

 

Menjawab tantangan akan smartphone layar yang lipat yang mulai marak dari brand lainnya, Samsung membuat lompatan dalam segi arsitektur bodi Galaxy Z Fold7. 

Perangkat ini punya desain jauh lebih tipis, ketebalannya hanya 9mm saat ditutup. Membuat bodinya juga jauh lebih ringan yakni 215 gram. Layar luar alias cover screen HP ini mengadopsi rasio aspek HP normal sehingga nyaman dipakai tanpa harus buka layar. 

Layar utamanya meningkat menjadi 8 inci dan cover screennya menjadi 6,5 inci. Membuat bezelnya jauh lebih tipis. 

Peningkatan lainnya adalah dukungan kamera belakang dengan sensor utama 200MP serta kemampuan telefoto makro.

Peningkatan lainnya adalah dukungan teknologi Armor Flexhinge, material engsel generasi baru yang merupakan kunci tipisnya bodi perangkat ini. Samsung juga tetap mempertahankan sertifikasi IPX8 dan memastikan perangkat ini punya bodi dan layar yang lebih kuat saat dilipat berulang kali. 

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold8

Sumber : Talks Tech News

Samsung dikabarkan langsung meluncurkan Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra. Fold8 kabarnya akan memiliki konsep desain baru yang lebih melebar. Sementara, desain Galaxy Z Fold8 Ultra secara langsung adalah turunan dari desain Galaxy Z Fold7. 

Pada versi Galaxy Z Fold8, Samsung diperkirakan meninggalkan bodi tinggi ramping dan beralih ke aspek rasio 4:3  pada layar dalam. Bodinya lebih pendek dan melebar. Sementara layar luarnya memiliki ukuran 5,5 inci, namun kabarnya punya proporsi mirip HP biasa sehingga membuat mengetik dua tangan di layar jauh lebih nyaman. 

Salah satu hal yang sudah pasti adalah dukungan teknologi Flex Titanium: di mana Samsung mengganti lapisan plastik penyokong bawah layar OLED dengan lapisan tipis paduan titanium. 

Dengan begitu, ruang udara antar-lapisan layar jadi hilang. Imbasnya adalah garis lipatan atau crease menjadi samar total. Bocoran lainnya, bobot perangkat Galaxy Z Fold8 dipangkas menjadi 201 gram. Ini digadang-gadang membuat Galaxy Z Fold8 jadi salah satu HP layar lipat paling ringan di pasaran. 

Namun, untuk jelasnya seperti apa, simak informasi lengkap setelah Samsung menggelar Galaxy Unpacked pada 22 Juli nanti.