Spotify menghadirkan fitur baru bagi pengguna Premium yang memungkinkan playlist diurutkan ulang berdasarkan BPM (beats per minute) dan key lagu. Fitur ini dirancang untuk menciptakan transisi antar lagu yang lebih halus dan natural, sehingga flow musik terasa lebih menyatu.
Kenapa ini menarik?
Fitur Smart Reorder berbasis BPM dan key membuat playlist terasa seperti hasil kurasi seorang DJ, bukan sekadar kumpulan lagu acak. Dengan penyusunan tempo dan nada yang selaras, transisi antar lagu menjadi lebih mulus tanpa perlu pengaturan manual yang rumit.
Cara menggunakan Smart Reorder
Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna Premium dapat:
- Membuka salah satu playlist.
- Mengetuk opsi “Mix” lalu pilih “Edit”.
- Gulir ke bawah dan pilih “Smart Reorder”.
- Ketuk “Save” untuk menerapkan perubahan permanen.
Spotify mengungkapkan bahwa sejak fitur transisi kustom diperkenalkan, pengguna telah memutar lebih dari 220 jam playlist yang sudah di-mix. Ini menunjukkan minat besar terhadap pengalaman mendengarkan yang lebih seamless.
Pax Insight
Dengan Smart Reorder yang berbasis BPM dan tombol, Spotify memperkuat posisinya sebagai platform streaming yang berfokus pada pengalaman mendengarkan yang lebih menarik dan terorganisir, terutama bagi pengguna yang peduli dengan detail flow musik.



