Spotify kembali memperkuat elemen sosial di platformnya dengan menghadirkan fitur Listening Activity dan Request to Jam di dalam menu Messages. Penambahan ini memungkinkan para pengguna untuk melihat secara langsung lagu apa yang sedang didengarkan oleh teman mereka di dalam ruang obrolan.
Pengguna dapat menikmati fitur ini dengan mengaktifkan opsi Listening Activity di pengaturan aplikasi. Judul lagu yang sedang diputar oleh teman akan muncul di bagian atas pesan setelah aktif dan bisa langsung diputar atau diberi reaksi emoji, seperti dilansir dari Techcrunch (08/01).
Selain memantau musik, Spotify juga mempermudah pengguna Premium untuk memulai sesi Jam secara kolaboratif. Pengguna cukup mengetuk ikon khusus untuk mengirim permintaan bergabung kepada teman agar bisa mendengarkan musik secara sinkron bersama-sama.
Fitur baru ini dijadwalkan akan tersedia secara luas bagi pengguna Android maupun iOS pada awal Februari mendatang. Meskipun sesi Jam memerlukan inisiasi dari akun Premium, pengguna gratis tetap diperbolehkan bergabung jika mereka mendapatkan undangan resmi.
Spotify menegaskan bahwa akses ke fitur integrasi Messages ini hanya diperuntukkan bagi pengguna yang telah berusia minimal 16 tahun. Langkah ini merupakan bagian dari strategi keamanan platform setelah menu pesan singkat tersebut resmi diperkenalkan pada Agustus 2025 lalu.
Kini, sistem pesan Spotify saat ini masih terbatas pada percakapan satu lawan satu dengan orang yang sudah pernah terhubung sebelumnya. Layanan ini tidak menggunakan sistem keamanan end-to-end enkripsi, meskipun data sudah terenkripsi saat dikirim.
Pax Insight
Hadirnya fitur ini menunjukkan bahwa Spotify ingin bertransformasi dari sekadar perpustakaan lagu menjadi media sosial berbasis audio yang interaktif. Di Indonesia, di mana budaya berbagi lagu atau "pamer" playlist sangat kental di media sosial lain, fitur ini akan membuat interaksi antar pencinta musik menjadi lebih organik tanpa harus keluar dari aplikasi.



