Samsung dikabarkan akan bekerja sama dengan Perplexity AI untuk meningkatkan kemampuan asisten suara Bixby yang mereka miliki. Informasi ini datang dari tipser “Semi-retired-ing” di X. Integrasi ini akan hadir pertama kali di seri Galaxy S26 awal tahun depan. Pendekatan ini mirip strategi Apple yang membagi tugas Siri dan Model AI eksternal.
Alih-alih membangun ulang Bixby dari nol, Samsung milih menggabungkan teknologi Perplexity AI biar asisten suaranya mampu menangani tugas yang lebih kompleks. Perplexity AI akan menangani perintah kompleks seperti pembuatan gambar atau analisis mendalam, sementara Bixby tetap melakukan tugas dasar seperti pengaturan cepat atau alarm, seperti dilansir dari laman Wccftech (25/11).
Saat ini, pengguna Galaxy di AS bahkan sudah mendapatkan akses gratis hingga 12 bulan untuk layanan premium Perplexity. Langkah ini juga terlihat sebagai usaha Samsung untuk menghidupkan kembali peran Bixby. Apalagi di tengah dominasi Gemini dari Google di ekosistem Android.
Bixby dapat menjadi lebih kompetitif di perangkat Samsung mendatang dengan model AI yang lebih kuat. Strategi Samsung ini mirip dengan cara kerja Intel. Apple menggunakan model on-device untuk tugas sederhana dan menggunakan ChatGPT untuk permintaan yang lebih kompleks.
Namun, dikabarkan bahwa Apple akan menggunakan model Gemini raksasa dengan 1,2 triliun parameter dalam beberapa bulan mendatang untuk mendukung versi baru Siri. Apple sebelumnya juga mencoba model dari OpenAI dan Anthropic. Private Cloud Compute menangani sistem ini, menghilangkan data identitas pengguna.
Apple disebut akan membayar Google sekitar USD 1 miliar per tahun demi membuat teknologi AI tersebut. Sehingga, persaingan AI di smartphone kini semakin sengit.
Pax Insight
Mengingat bahwa Samsung adalah salah satu brand smartphone paling dominan di tanah air, integrasi Bixby dengan Perplexity AI mungkin akan memiliki dampak yang signifikan di pasar Indonesia. Pengguna Galaxy di Indonesia mungkin merasakan peningkatan signifikan dalam perintah suara dan fitur AI setiap hari, membuat smartphone mereka terasa lebih pintar jika kolaborasi ini berhasil.



