ReStory menjadi salah satu game indie baru yang mencuri perhatian, di mana pemain berperan sebagai pemilik toko reparasi elektronik di Tokyo pada pertengahan tahun 2000-an. Game ini memiliki sentuhan nostalgia yang khas dari era 2000-an.
Trailer terbarunya menampilkan berbagai gadget ikonik yang pasti bikin kangen, seperti Tamagotchi versi baru, ponsel Nokia “batu bata”, PSP, hingga Walkman yang bisa diperbaiki satu per satu. Kamu harus membersihkan, membongkar, dan memperbaiki perangkat tersebut untuk para pelanggan.
Jalan cerita game secara keseluruhan tampaknya sangat dipengaruhi oleh interaksi pelanggan. ReStory menawarkan pengalaman yang lebih hangat daripada game dengan tema serupa, seperti Kaizen, dengan nuansa yang santai dan menenangkan.
Studio Mandragora sedang mengerjakan game ini, yang saat ini sedang dalam tahap playtesting terbatas untuk meningkatkan gameplay. Secara keseluruhan, ReStory akan dirilis pada tahun 2026, seperti dilansir dari laman Engadget (10/12).
Secara gameplay, ReStory adalah pengalaman yang sangat unik dan berfokus pada detail perbaikan mekanis. Game ini menawarkan vibe yang menenangkan, jauh dari tekanan game kompetitif.
Pax Insight
Anak muda Indonesia yang mungkin tumbuh dengan gadget legendaris seperti Nokia jadul, Walkman, atau PSP, melalui konsep ReStory terasa sangat relatable dan menarik. Gameplay memperbaiki perangkat ini bisa membawa nostalgia yang kuat sekaligus menjadi hiburan ringan yang menarik di tengah kesibukan.
Game cozy bernuansa retro seperti ReStory juga makin digemari karena menawarkan pengalaman gaming yang tidak kompetitif, cocok untuk menemani waktu santai setelah kuliah atau kerja. Genre ini berpotensi besar semakin populer di Indonesia, terutama di kalangan pemain muda yang mencari hiburan sederhana namun bermakna.



