Pengembang gim asal Polandia, Rebel Wolves, merilis bagian kedua dari gameplay overview gim debut mereka. Gim ini berjudul The Blood of Dawnwalker menampilkan rekaman gameplay baru selama hampir tiga puluh menit. Rekaman serupa yang sebelumnya ditunjukkan secara tertutup kepada pers di Gamescom 2025.
Dilansir dari laman Wccftech (14/11), pengembang menunjukkan bagaimana misi dapat berubah tergantung waktu, siang atau malam. Coen Dawnwalker, karakter utama, setengah manusia dan setengah vampir memiliki berbagai jalur dan kemampuan sesuai dengan kondisi waktu bermain.
Contohnya, di siang hari, Coen dapat dengan mudah memasuki area yang mirip dengan katedral, namun sebaliknya, di malam hari, harus menggunakan kemampuan vampir seperti Planeshift atau Shadowstep untuk masuk ke area yang sama. Pendekeatan ini menjadi inti dari konsep “narrative sandbox” yang ditawarkan gim ini.
Rebel Wolves, studio berisi mantan developer The Witcher III dan Cyberpunk 2077, mengatakan bahwa mereka telah menambahkan sejumlah perbaikan berdasarkan masukan pemain dari trailer sebelumnya. Salah satunya, opsi kamera baru yang kini dapat diatur terpisah untuk eksplorasi dan pertarungan.
Selain itu, menu kemampuan aktif kini tidak lagi menghentikan permainan ketika pemain memilih skill. Semua pilihan berlangsung secara realtime, bikin pengalaman bertarung terasa lebih mulus dan responsif.
Pengembang mengatakan bahwa The Blood of Dawnwalker dijadwalkan rilis untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series S|X pada 2026. Mereka berusaha mempersiapkan perilisan sebelum Grand Theft Auto VI mengganggu industri pada November 2026.
Pax Insight
Dengan nama besar mantan developer The Witcher III di balik proyek ini, antusiasme komunitas lokal juga berpotensi tinggi. Jika perbaikan yang mereka lakukan konsisten sampai rilis, gim ini bisa menjadi salah satu judul action-RPG yang ramai dibicarakan di komunitas gaming Indonesia pada 2026.



