Leaker kenamaan yang biasa membocorkan pdouk AMD baru bernama Kepler_L2, mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai stimasi biaya produksi (BOM) PlayStation 6 yang mencapai USD760 atau sekitar Rp11.780.000. Spesifikasi dasar konsol ini diprediksi hanya akan mengusung SSD 1TB dan sepenuhnya meninggalkan disk drive fisik (100% digital).
Kenapa ini penting?
Kapasitas 1TB terdengar sangat mengkhawatirkan di era game AAA berukuran raksasa saat ini. Namun, "senjata rahasia" Sony kemungkinan besar terletak pada adopsi teknologi kompresi tekstur berbasis AI (Neural Texture Compression). Jika diimplementasikan pada SDK PS6, ukuran game generasi mendatang justru bisa jauh lebih kecil dibandingkan era PS5, meniadakan kebutuhan akan SSD berkapasitas super besar yang berbiaya mahal.
Apa saja detail yang bocor?
Keajaiban Kompresi AI (NTC)
- Efisiensi Ekstrem: Pengujian awal menunjukkan bahwa teknologi Neural Texture Compression (NTC) mampu memangkas ukuran file hingga 7 kali lipat lebih kecil dari standar kompresi saat ini (BC7).
- Ilustrasi Ukuran: Sebuah game yang biasanya memakan ruang 150GB bisa menyusut drastis menjadi hanya 21–22GB.
Dilema AMD vs NVIDIA
Meskipun PS6 ditenagai oleh arsitektur silikon AMD (RDNA 5 dan Zen 6), belum ada kabar lanjutan mengenai teknologi Neural Texture Block Compression (NTBC) milik AMD sejak 2024. Sebaliknya, NTC milik NVIDIA sudah memiliki versi pra-rilis dan secara mengejutkan mendukung hardware AMD. Sony bisa saja memilih solusi NVIDIA ini murni karena teknologinya sudah lebih matang dan siap pakai.
Kematian Era Kolektor Fisik
Menghilangkan disk drive adalah langkah paling logis untuk memangkas biaya produksi agar harga jual ritel bisa ditekan hingga batas rasional. Untuk konsol yang diproyeksikan rilis pada tahun 2027 ke atas, pergeseran total menuju ekosistem gaming digital sepenuhnya dinilai masuk akal secara bisnis, meski akan memicu protes dari kalangan kolektor fisik.
Pax insight
PS6 tampaknya akan mengambil pendekatan yang berfokus pada efisiensi cerdas. Alih-alih membakar biaya produksi dengan memasang SSD Gen5 berkapasitas masif, Sony berpotensi besar mengandalkan komputasi AI untuk "menyusutkan" aset game agar muat di dalam ruang penyimpanan 1TB.



