Hibura
Selasa, 17 Maret 2026 16:06 WIB

NVIDIA luncurkan DLSS 5, ubah gim jadi seperti film sinematik

NVIDIA resmi meluncurkan DLSS 5, janjikan pengalaman main gim seperti menonton film sinematik.

Di ajang GDC 2026, CEO NVIDIA Jensen Huang memperkenalkan DLSS 5, lompatan terbesar dalam teknologi grafis sejak ray tracing diluncurkan pada 2018 lalu. Berbeda dengan versi sebelumnya yang fokus pada upscaling dan frame generation, DLSS 5 menggunakan Neural Rendering untuk secara fundamental mengubah kualitas visual gim menjadi setingkat sinematik Hollywood secara real-time.  

Ubah visual gim jadi sinematik

DLSS 5 menandai pergeseran dari sekadar "memperhalus gambar" menjadi "menghasilkan gambar" menggunakan AI generatif. Teknologi ini mampu memahami konteks adegan, seperti membedakan rambut, kulit, dan kain lalu menyuntikkan pencahayaan serta material fotorealistik yang tidak mungkin dicapai dengan metode rendering tradisional dalam waktu 16 milidetik.  

Apa saja yang ditawarkan DLSS 5?

  • ​Neural Rendering: DLSS 5 menganalisis data warna dan vektor gerak untuk menghasilkan pencahayaan subsurface scattering pada kulit, kilauan kain yang presisi, serta interaksi cahaya pada helai rambut.  
  • ​Kontrol Artistik: Meskipun menggunakan AI generatif, pengembang gim tetap memiliki kontrol penuh untuk menentukan intensitas efek, color grading, dan penggunaan masker (masking) agar estetika unik gim tetap terjaga.  
  • ​Hardware & Kinerja: Demo di GTC dijalankan pada PC dengan Dual RTX 5090, namun saat rilis nanti teknologi ini dioptimalkan untuk berjalan pada sistem dengan satu GPU seri RTX 50 (Blackwell).  

Daftar gim yang mendukung DLSS 5

  • ​Resident Evil Requiem
  • ​Starfield  
  • ​Hogwarts Legacy  
  • ​Assassin's Creed Shadows  
  • ​The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered  

Pax insight

NVIDIA menyebut ini sebagai "Momen GPT untuk grafis." DLSS 5 dijadwalkan meluncur pada Musim Gugur 2026 dan akan didukung oleh studio besar seperti Bethesda, CAPCOM, dan Ubisoft.