Netflix baru saja memberikan penyegaran desain pada aplikasi selulernya. Perubahan ini membawa format video vertikal interaktif bernama Clips serta pembaruan antarmuka beranda yang dirancang khusus bagi pengguna yang sering menonton melalui perangkat genggam.
Pembaruan visual ini mulai digulirkan secara bertahap bagi pelanggan di Amerika Serikat dan beberapa negara terpilih pada hari ini. Sementara itu peluncuran skala global dijadwalkan akan berlangsung secara merata di sepanjang musim panas tahun ini.
Perubahan yang menarik
Langkah Netflix ini menunjukkan strategi adaptasi mereka terhadap tren konsumsi konten masa kini yang sangat dipengaruhi oleh media sosial. Dengan menghadirkan antarmuka gulir vertikal ala TikTok perusahaan ini berusaha membuat proses pencarian judul tontonan baru menjadi lebih menarik dan tidak membosankan.
Inovasi ini sangat penting untuk mempertahankan keterlibatan pengguna terutama saat mereka sedang berada di luar rumah dan jauh dari layar televisi utama. Personalisasi algoritma pada fitur ini juga memastikan setiap anggota mendapatkan rekomendasi yang paling relevan dengan selera hiburan pribadi mereka.
Apa saja yang ditawarkan?
Pada antarmuka beranda yang baru pengguna akan menemukan tata letak bagian atas yang telah diatur ulang secara signifikan. Kini terdapat tab khusus untuk menu Siniar sementara menu Baru dan Populer telah dipindahkan ke bagian atas dari posisi lamanya di area bawah layar.
Fitur Clips dapat diakses dengan mudah melalui dua cara yakni lewat bagian tengah beranda atau menggunakan tombol khusus di area bawah layar. Pengguna akan disajikan potongan adegan serial televisi film hingga konten di balik layar seperti wawancara yang dapat dibagikan ke teman atau langsung ditambahkan ke daftar tontonan.
Semakin sering fitur ini digunakan sistem kecerdasan buatan akan makin pintar dalam memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi. Ke depannya Netflix juga berencana menambahkan kemampuan memutar ulang mempercepat menjeda hingga membuat koleksi video vertikal berdasarkan tema genre tertentu.
Pax insight
Meskipun Netflix pernah bereksperimen dengan konsep umpan video vertikal pada tahun 2018 dan 2020 inkarnasi terbaru ini terlihat jauh lebih matang dan terarah. Berkat masukan langsung dari para anggotanya perusahaan kini berhasil menciptakan fitur eksplorasi katalog yang benar benar fungsional dan menyenangkan.
Transformasi ini menegaskan posisi layanan penyiaran daring tersebut di tengah ketatnya persaingan industri hiburan digital. Mereka membuktikan komitmen untuk tidak hanya sekadar menjadi penyedia tontonan pasif tetapi juga ingin menghadirkan pengalaman penemuan konten yang dinamis layaknya platform media sosial modern.



