Gawai
Minggu, 3 Mei 2026 14:01 WIB

Era chip sub 1nm masih jauh, hukum Moore kian melambat

Era chip sub 1nm masih jauh, menandakan perlambatan dari implementasi hukum Moore.

Hukum Moore yang selama ini menjadi patokan industri teknologi mulai mengalami perlambatan yang cukup kentara. Peningkatan kepadatan sirkuit logika tidak lagi secepat dekade sebelumnya sehingga mendorong para produsen manufaktur untuk mencari jalur inovasi baru.

Pusat penelitian nanoelektronika independen terbesar di dunia yakni IMEC baru saja membagikan peta jalan teknologi mereka. Rencana jangka panjang ini merinci berbagai inovasi proses manufaktur semikonduktor yang diproyeksikan akan hadir mulai dekade 2020an hingga 2040an mendatang.

Hukum Moore masih berlaku, tapi melambat

Industri teknologi global saat ini sangat haus akan performa komputasi tingkat tinggi terutama untuk memenuhi kebutuhan kecerdasan buatan dan pusat data yang terus meningkat. Ketergantungan pada desain cip kepingan melalui solusi pengemasan tingkat lanjut kini menjadi kunci utama untuk menekan biaya produksi perangkat keras yang makin membengkak.

Memahami rancangan masa depan ini sangat krusial bagi para pelaku industri untuk melihat arah perkembangan perangkat keras komputasi. Inovasi pada rekayasa material dan arsitektur tiga dimensi membuktikan bahwa batasan fisik semikonduktor tradisional masih bisa terus didorong untuk mencapai potensi maksimalnya.

Apa saja detailnya?

  • Era Sub 2nm: Teknologi transistor berbasis Nanosheet akan mendominasi selama beberapa tahun ke depan yang dimulai dengan prosesor TSMC N2 pada tahun ini. Era ini diproyeksikan akan mencapai batas akhirnya pada lini desain cip A10 sekitar tahun 2031 sebelum industri beralih ke arsitektur yang lebih kecil.
  • Era Sub 1nm: Pabrikan cip akan mulai beralih ke teknologi Complementary FET yang menumpuk lembaran Nanosheet secara vertikal untuk menghemat banyak ruang dan meningkatkan kepadatan. Proses pembuatan sirkuit di bawah 1 nanometer ini dijadwalkan hadir perdana pada tahun 2034 yang kemudian berlanjut ke ukuran 0,5nm pada 2036 dan 0,3nm pada 2040.
  • Era 2 Angstrom: Pengembangan manufaktur semikonduktor di masa depan akan sangat mengandalkan pemanfaatan material baru melalui arsitektur 2D FET. Pembaruan drastis ini diprediksi akan mulai diaplikasikan pada skala manufaktur 0,2nm di tahun 2043 dan ukuran yang lebih kecil pada tahun 2046.
  • Inovasi Material dan Daya: Kabel penghubung sirkuit berskala mikro akan perlahan beralih dari bahan tembaga konvensional menuju material Ruthenium dan Platinum Cobalt Oxide demi mencapai angka resistansi yang jauh lebih rendah. Modul pengatur tegangan daya juga akan dipindahkan dari area luar agar terintegrasi langsung ke dalam kemasan kepingan cip demi efisiensi kelistrikan tingkat tinggi.

 

 

Year / Node Architecture Key Features Tech Specs (BEOL) Notes
2018 / N7 (7nm) FinFET Baseline logic scaling SRAM cell: 0.025 μm² First mass-produced FinFET
2020 / N5 (5nm) FinFET Density & performance boost Enhanced performance AI & HPC focus
2023 / N3 (3nm) FinFET SRAM cell area stability Final FinFET node Start of 3D vertical era
2025 / N2 (2nm) Nanosheet FET (GAA) Transition from FinFET BEOL pitch: 24-26 nm (Cu) Major architectural shift
2028 / A14 (1.4nm) Improved GAA Higher transistor density BEOL pitch: 20-22 nm Nanosheet optimization
2031 / A10 (1.0nm) Advanced GAA Advanced wiring techniques Ru wiring, air gaps (18-20nm) Combats power & heat issues
2034 / A7 (0.7nm) CFET (Complementary) Vertically stacked p+n channel 1.6-1.8x density gain Solves CMOS density limits
2037 / A5 (0.5nm) Continued CFET Thermal management focus BEOL pitch: 12-16 nm HPC & AI performance push
2043 / A2 (0.2nm) 2D FETs 2D materials channel replacement Ultra-high density End of traditional FinFET era
2046 / Beyond 2D + 3D Interconnect Ultimate miniaturization Maximum density scaling Roadmap endpoint vision

 

Pax insight

Peta jalan teknologi dari IMEC ini memberikan penegasan kuat bahwa kemandekan hukum Moore bukan berarti akhir dari laju inovasi perangkat keras dunia. Rintangan dan tantangan terhadap batasan ukuran fisik pada komponen justru memicu lahirnya berbagai penemuan material canggih dan teknik penyusunan sirkuit yang jauh lebih pintar.

Meskipun garis waktu kalender yang disajikan pada dokumen tersebut masih bersifat teoritis komitmen industri untuk terus mencari jalan keluar tetap terlihat sangat solid. Ke depannya masyarakat global dipastikan akan terus menikmati berbagai lompatan performa komputasi yang sangat pesat untuk menopang kehadiran teknologi mutakhir di masa depan.