Meta mulai bersiap memperluas fitur Community Notes ke lebih banyak negara setelah setahun mengujinya di AS. Untuk langkah besar ini, perusahaan meminta masukan dari Oversight Board mengenai negara mana saja yang sebaiknya diperhatikan sebelum ekspansi. Permintaan ini menyoroti faktor khusus tiap negara yang bisa memengaruhi efektivitas sistem cek fakta berbasis komunitas.
Dalam pengajuannya, Meta menekankan bahwa mereka tidak meminta penilaian atas desain fitur atau algoritma Community Notes. Perusahaan hanya ingin panduan soal tantangan lokal yang mungkin muncul, serta adakah negara yang perlu dikecualikan saat peluncuran global, seperti dilansir dari laman Engadget (20/11).
Meta ingin mematikan implementasi berlangsung sesuai kondisi sosial dan regulasi di tiap wilayah. Hingga sekarang, Meta baru menguji Community Notes di Facebook, Instagram, dan Threads untuk pengguna di AS. Kontributor yang ingin menulis catatan harus melalui proses persetujuan yang ketat.
Sementara itu, seluruh pengguna dapat memberikan penilaian terhadap catatan terbaru. Namun, tingkat publikasi catatan masih rendah, hanya sekitar 6% dari lebih dari 15.000 catatan yang sempat diajukan berhasil diterbitkan.
Oversight Board mengatakan mereka akan mempertimbangkan beberapa faktor dalam memberikan rekomendasi, seperti kebebasan berekspresi, keberadaan pers bebas, dan tingkat literasi digital di suatu negara. Mereka juga mengajak komentar publik dari peneliti yang mempelajari metode penanggulangan misinformasi.
Tidak seperti kasus peninjauan konten biasa, Meta tidak mewajibkan mengikuti rekomendasi Oversight Board untuk kebijakan ini. Namun, perusahaan punya rekam jejak yang cukup terbuka, termasuk pernah mengikuti saran Board untuk mencabut aturan terkait misinformasi COVID-19.
Pax Insight
Wacana rekspansi Community Notes ini menarik karena berkaitan dengan cara platform memerangi misinformasi di negara dengan pengguna media sosial yang besar. Jika Meta membawa fitur ini ke Indonesia, tantangannya ada pada literasi digital yang beragam dan cepatnya penyebaran informasi. Kehadiran sistem berbasis komunitas bisa membantu, tapi perlu penyesuaian agar sesuai konteks lokal.



