Hibura
Selasa, 4 November 2025 20:09 WIB

Ini karakter paling berkesan dari pendiri Rockstar

Pendiri Rockstar, Dan Houser, memilih Niko Bellic (GTA IV) sebagai protagonist favoritnya dan memprediksi GTA VI akan laris. Ia juga santai menyikapi AI.

Dan Houser, salah satu co-founder Rockstar Games dan otak di balik penulisan seluruh video game Rockstar dari GTA London: 1969 hingga Red Dead Redemption 2, akhirnya kembali ke permukaan. Setelah hengkang dari perusahaan pada awal 2020 dan mendirikan Absurd Ventures setahun kemudian, Houser tampil dalam wawancara panjang di podcast Lex Fridman.

Dari beragam topik yang dibahas — mulai dari film, game, hingga proses kreasi karakter — Houser secara spesifik menyebut Niko Bellic, imigran Serbia di GTA IV, sebagai protagonist favoritnya. Menurut Houser, Niko Bellic adalah karakter yang paling inovatif dan secara moral lebih mudah dipertahankan dibandingkan karakter GTA lainnya.

Ia berpendapat bahwa Niko seringkali berjuang demi hal yang benar dan pada beberapa aspek, adalah orang yang paling baik. Meski demikian, Houser juga mengakui kehebatan karakter lain. Ia menyukai CJ di San Andreas berkat kualitas voice acting yang kuat dari Maylay, yang memberikan humanitas pada karakter tersebut.

Houser juga memberikan pujian kepada Michael dari GTA V. Menurutnya, aktor Ned Luke berhasil membawakan karakter yang sangat cacat dan tidak berprinsip itu dengan kehangatan dan humanitas, menjadikannya jangkar yang kuat dalam game tersebut. Berbicara tentang kunci sukses seri Grand Theft Auto,

Houser menyebut bahwa faktor jeda waktu rilis yang panjang antar seri adalah rahasianya. Jeda ini menciptakan antisipasi yang tinggi di kalangan gamer, yang pada akhirnya mendongkrak penjualan installment berikutnya.

Berkaitan dengan semakin dekatnya perilisan game GTA VI, Dan Houser memprediksi bahwa gim tersebut akan laku keras saat dirilis pada tanggal 26 Mei 2026. Menurutnya, aspek inovasi dan upaya konstan Rockstar untuk mendorong batasan media ke depan adalah faktor yang memastikan keberhasilan penjualan game tersebut di masa depan.

Houser juga memberikan pandangan yang tenang mengenai tren kecerdasan buatan (Generative AI) dan Large Language Models (LLMs) yang sedang booming. Ia mengungkapkan bahwa ia tidak terlalu khawatir AI akan menggantikan ide-ide bagus. Houser percaya bahwa AI tidak akan mampu menghasilkan "keajaiban" dan kemungkinan besar hanya akan diturunkan fungsinya untuk membuat konten yang decent namun murah.

Berdasarkan pemahamannya yang terbatas tentang cara kerja LLMs, Houser berargumen bahwa AI tidak dapat menghasilkan ide-ide baru yang benar-benar original. Menurutnya, AI sangat baik dalam menyelesaikan 90-95% pekerjaan awal agar terdengar seperti manusia, tetapi 5% sisanya, yaitu bagian yang membutuhkan magic dan orisinalitas, akan membutuhkan 95% usaha manusia yang tersisa. Ini berarti bahwa mereka yang memiliki ide orisinal dan talenta unik akan tetap baik-baik saja di tengah gempuran AI.

Di akhir wawancaranya, Houser mengonfirmasi perkembangan proyek di perusahaan barunya, Absurd Ventures. Salah satu setting baru mereka, A Better Paradise, merupakan distopia masa depan yang mengeksplorasi karakter seperti AI semi-sosiopatik bernama Nigel Dave.

Houser mengonfirmasi bahwa game berdasarkan A Better Paradise sedang dalam tahap awal pengembangan di studio Santa Monica milik Absurd Ventures. Selain itu, video game open world yang berdasarkan setting ketiga, Absurdaverse, juga tengah dikerjakan, namun masih membutuhkan beberapa tahun sebelum siap rilis.