Hibura
Senin, 29 September 2025 16:14 WIB

Dewan buruh AS cabut tuduhan Tim Cook langgar hak pekerja

National Labor Relations Board (NLRB) mencabut "sebagian besar tuduhan" terhadap Apple yang diajukan mantan karyawan.
Tim Cook

National Labor Relations Board (NLRB) mencabut "sebagian besar tuduhan" terhadap Apple yang diajukan mantan karyawan pada 2021, termasuk alegasi bahwa CEO Tim Cook melanggar hak pekerja saat mengirim email anti-bocoran ke seluruh staff, sebagaimana dilansir dari Engadget. Keputusan ini diumumkan 26 September 2025 melalui surat resmi kepada pengacara para penggugat.

Kontroversi dimulai September 2021 ketika detail rapat internal Apple tentang kesetaraan gaji dan undang-undang anti-aborsi Texas bocor ke media. Cook mengirim email keras kepada karyawan, menyatakan Apple "melakukan segala upaya mengidentifikasi pembocor" dan bahwa "orang yang membocorkan informasi rahasia tidak pantas berada di Apple". Ironisnya, email tersebut juga kemudian bocor secara penuh.

NLRB awalnya menilai email Cook dan kebijakan kerahasiaan Apple "mengganggu, membatasi, dan memaksa karyawan" dalam menjalankan hak-hak mereka berorganisasi dan membahas kondisi kerja seperti kesenjangan gaji.

NLRB juga mencabut tuduhan bahwa Apple melanggar hukum dengan memecat aktivis Janneke Parrish, salah satu pemimpin gerakan #AppleToo yang memungkinkan karyawan Apple berbagi pengalaman diskriminasi di perusahaan. Parrish dipecat Oktober 2021 diduga karena mengorganisir situs tersebut.

Tuduhan terkait Ashley Gjøvik, mantan senior engineering program manager yang dipecat September 2021, juga sebagian dicabut. Gjøvik mengklaim diskriminasi seksual dari supervisor laki-laki dan retaliasi karena berbicara terbuka tentang pelecehan dan keselamatan di Apple.

Meski tuduhan dicabut, Apple tetap melakukan penyelesaian dengan Gjøvik pada April 2025 yang mengharuskan perusahaan merevisi aturan perjanjian karyawan. Kesepakatan ini mengklarifikasi bahwa "karyawan dapat membahas gaji, kondisi kerja, dan pengorganisiran serikat tanpa retaliasi", serta berbicara dengan media.

Bloomberg melaporkan pencabutan ini sebagai bagian dari pendekatan NLRB yang lebih ramah perusahaan di bawah Presiden Trump. Setelah mengganti Jennifer Abruzzo dengan William Cowen sebagai jaksa penuntut NLRB, agensi mulai mengurangi cakupan dan kedalaman kasus yang diselidiki meski tetap mengejar keluhan terhadap Amazon dan Grindr.