Setelah bertahun-tahun menjadi rumor, Ubisoft akhirnya resmi mengonfirmasi kehadiran versi remake dari salah satu seri terpopuler mereka, yakni Assassin's Creed: Black Flag Resynced. Proyek ini menjadi bagian dari peta jalan besar waralaba tersebut untuk beberapa tahun ke depan.
Kenapa proyek ini penting?
Seri aslinya yang dirilis tahun 2013 dianggap sebagai standar emas gim bertema bajak laut. Dengan embel-embel "Resynced", Ubisoft berupaya membawa kualitas visual dan mekanik modern setara Assassin's Creed Shadows yang diluncurkan pada 2025 ke dalam petualangan ikonik Edward Kenway.
Detail bocoran Assassin's Creed: Black Flag Resynced
Gameplay yang fokus : Laporan menyebutkan bahwa remake ini akan melakukan perombakan substansial, termasuk rumor pemotongan seluruh elemen permainan di era modern agar pemain bisa fokus sepenuhnya pada aksi navigasi dan pertempuran laut.
Bocoran rilis : Meski belum ada tanggal pasti, Ubisoft telah memberikan teaser sebuah game yang belum disebutkan namanya yang akan hadir sebelum 31 Maret 2027. Mengingat pengembangan yang kabarnya sudah berjalan bertahun-tahun, Resynced kemungkinan besar adalah gim yang dimaksud.
Perubahan kepemimpinan: Direktur kreatif Codename Hexe, Clint Hocking, resmi meninggalkan Ubisoft setelah 20 tahun. Ia digantikan oleh Jean Guedson, veteran yang sebelumnya menjabat sebagai direktur kreatif pada seri asli Black Flag 13 tahun silam.
Pax insight
Ubisoft tampaknya sedang bertaruh pada nostalgia dan kualitas narasi yang lebih gelap untuk mengembalikan kejayaan waralaba Assassin's Creed di tengah ekspektasi penggemar yang semakin tinggi.



