Gawai
Senin, 20 Oktober 2025 15:05 WIB

WhatsApp uji coba fitur anti-spam

WhatsApp sedang menguji fitur anti-spam yang membatasi jumlah pesan yang dapat dikirim akun tanpa balasan. Batasan ini menargetkan spammer dan akun bisnis high-volume.
WhatsApp

WhatsApp dikabarkan sedang menguji coba fitur anti-spam baru yang cukup unik. Uji coba fitur baru ini dikabarkan akan membatasi jumlah pesan yang dapat dikirim oleh sebuah akun tanpa adanya balasan dari si penerima.

WhatsApp saat ini masih bereksperimen dengan angka batasan yang berbeda-beda. Namun, tujuannya jelas, yakni menemukan angka yang hanya menargetkan pengirim high-volume dan spammer.

Semua pesan yang dikirim dari individu maupun akun bisnis akan dihitung dalam batasan ini. Itu termasuk beberapa pesan yang belum dibaca yang dikirim ke penerima yang sama. Tetapi, jika penerima membalas, pesan-pesan tersebut akan dihapus dari perhitungan bulanan. Akun yang mendekati batasan ini akan ditampilkan peringatan oleh WhatsApp.

Target Khusus Spammer dan Akun Bisnis

Dilansir dari laman Enggadget (20/10), WhatsApp mengatakan bahwa kemungkinan besar pengguna rata-rata tidak akan mencapai batas yang sangat tinggi. Secara umum, memang bukan etika yang baik bagi individu untuk terus mengirim pesan kepada orang yang tidak membalas.

Jadi, uji coba ini memang terdengar dirancang khusus untuk akun bisnis dan spammer yang sering mengirim pesan massal tanpa persetujuan atau balasan. Uji coba ini akan digulirkan di berbagai negara dalam beberapa minggu ke depan.

Uji coba ini merupakan upaya terbaru dari perusahaan milik Meta tersebut untuk menangkal masalah spam dan penipuan yang kian merajalela. Upaya WhatsApp sebelumnya juga sudah terlihat. Tahun lalu, mereka menambahkan kemampuan bagi pengguna untuk berhenti berlangganan dari pesan pemasaran akun bisnis.

Upaya Perlindungan Diri Terhadap Ancaman Digital

Bulan Agustus lalu, WhatsApp mulai memberi tahu pengguna ketika ada orang yang tidak tercantum di kontak mereka menambahkan pengguna ke suatu grup. Langkah ini dirancang untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna atas privasi mereka di grup.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, WhatsApp juga menyatakan bahwa mereka telah melarang (ban) lebih dari 6,8 juta akun yang terhubung dengan pusat penipuan (scam centers) pada paruh pertama tahun 2025. Dengan adanya uji coba batasan pesan baru ini, diharapkan upaya WhatsApp untuk menciptakan lingkungan chatting yang lebih aman dan bebas spam bisa semakin efektif.