Vivo resmi memperkenalkan Y600 pro untuk pasar Tiongkok. Smartphone ini hadir dengan mengandalkan kapasitas baterai jumbo mencapai 10.200mAh.
Capaian ini terbilang luar biasa, mengingat Vivo berhasil menggandakan kapasitas baterai seri Y hanya dalam waktu waktu dua generasi. Sebagai informasi, pada Y400 Pro, Vivo menyematkan baterai 5.500mAh.
Apa yang menarik?
Selain kapasitas baterai yang besar, desain smartphone ini juga berhasil mencuri perhatian. Sebab, Vivo Y600 Pro tetap hadir dengan bodi yang terbilang tipis.
Dengan kapasitas baterai 45 persen lebih besar dari pendahulunya, ketebalan bodi smartphone ini hanya menambah sekitar 0,4mm, menjadi total 8,25mm.
Spesifikasi Vivo Y600 Pro
- Chipset: Perangkat ini menjadi yang pertama menggunakan chipset Dimensity 7300e untuk mengoptimalkan efisiensi daya.
- Ketahanan jangka panjang: Vivo menjanjikan kesehatan baterai tetap berada di angka 80 persen, bahkan setelah 6 tahun penggunaan.
- Penempatan unik: Hal unik lainnya dari smartphone ini adalah penempatan IR Blaster di bagian belakang bodi, mendampingi kamera utama 50MP dengan OIS.
- Fungsi powerbank: Dengan kapasitas sebesar itu, Vivo membekali smartphone ini dengan fitur reverse wired charging yang memungkinkan berfungsi sebagai powerbank bagi perangkat lain.
- Layar: Smartphone ini menggunakan layar 6,83 inci dengan refresh rate 120Hz.
- Ketahanan: Sertifikasi IP68 dan IP69
Pax insight
Vivo Y600 Pro dijadwalkan akan mulai dijual di Tiongkok pada 30 April 2026, tapi belum dipastikan apakah perangkat ini akan dibawa ke pasar global. Smartphone ini dijual dengan harga mulai dari 2.099 yuan (sekitar Rp 5 juta) untuk varian RAM 8GB/ROM 128GB.



