Gawai
Kamis, 29 Januari 2026 19:03 WIB

Tesla korbankan Model S dan X untuk produksi robot humanoid Optimus

Elon Musk korbankan produksi Model S dan X untuk produksi robot humanoid mereka, Optimus.

CEO Tesla Elon Musk mengumumkan akan menghentikan produksi Model S dan Model X. Keputusan ini mengejutkan banyak orang karena kedua produk ini merupakan produk yang cukup dinantikan oleh para penggemarnya.

Kenapa ini penting?

Tampaknya, ini adalah akhir dari sebuah era. Model S yang dirilis pada 2012 dan X yang dirilis pada 2015 adalah produk yang menempatkan Tesla di peta otomotif dunia. Keputusan ini menegaskan pertaruhan besar Musk bahwa masa depan valuasi Tesla tidak lagi bergantung pada mobil, seperti lapor Engadget (29/1).

Musk mengambil jalan lain, yakni dengan fokus memproduksi robot humanoid milik mereka, yakni Optimus. Sepertinya, dirinya melihat robot humanoid adalah masa depan dari perusahaan mereka.

Kenapa ini terjadi?

Dalam panggilan pendapatan fiskal 2025, Musk menyebut ini sebagai "pemberhentian dengan hormat" (honorable discharge) bagi kedua model tersebut: Dan ada beberapa alasan mengapa Musk memutuskan menghentikan kedua produk tersebut :

  • Declining Relevance: Pesona kedua model premium ini telah memudar. Sepanjang 2025, Tesla hanya menjual 418.227 unit Model S/X, jauh tertinggal dibandingkan 1,58 juta unit Model 3 dan Y.
  • Trade War Casualty: Tesla juga telah menghentikan penjualan S/X di China sejak pertengahan 2025 akibat tarif impor yang tinggi imbas perang dagang AS-China.
  • Factory Pivot: Ruang produksi di pabrik Fremont akan dikonversi untuk mengejar target produksi 1 juta robot Optimus.
  • Optimus Hype: Musk berambisi mulai menjual robot ini ke publik pada akhir tahun depan, mengklaim produk ini akan menjadi "yang terbesar sepanjang masa," melampaui ponsel.
  • xAI Investment: Laporan keuangan juga mengungkap bahwa Tesla telah menginvestasikan $2 miliar ke xAI, perusahaan AI lain milik Musk, meskipun ada kekhawatiran konflik kepentingan dari pemegang saham.

Apa kata angka?

  • USD1 Triliun: Paket gaji Musk yang disetujui pemegang saham pada akhir 2025, dengan syarat ambisius mencapai valuasi pasar USD8,5 triliun.
  • Calon pengguna masih bisa membeli Model S dan X selama stok masih ada, dan Tesla berjanji akan terus memberikan dukungan purna jual.

Pax insight

Transisi dari pembuat EV premium menjadi perusahaan robotika dan AI akan diuji tahun depan. Demonstrasi Optimus sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan, namun Musk dikenal dengan target waktu yang terlalu optimis.