Di tengah banjirnya lagu dan artis hasil kecerdasan buatan (AI) di platform streaming, Spotify resmi meluncurkan lencana “Verified by Spotify”.
Fitur ini akan menampilkan tanda centang hijau yang bertujuan membantu pengguna mengidentifikasi musisi manusia asli, serta membedakannya dari konten musik buatan mesin atau persona AI.
Kenapa ini penting?
Inisiatif ini merupakan upaya Spotify melawan fenomena AI Slop (konten AI berkualitas rendah) dan akun peniru. Dengan memprioritaskan manusia, platform streaming ini berusaha menjaga nilai ekonomi dan emosional dari musik asli.
Tidak hanya itu, langkah ini juga menjadi langkah memastikan musisi independen tetap mendapatkan panggung yang sama di mata algoritma.
Verifikasi oleh Spotify
- Musisi asli: Musisi tidak bisa sekadar populer, sehingga Spotify juga memverifikasi eksistensi mereka di dunia nyata. Mulai dari adanya jadwal konser, penjualan merchandise, hingga tautan media sosial yang aktif.
- Fokus pada konsistensi: Untuk mendapatkan verifikasi, Spotify juga memastikan musisi itu didengarkan secara berkelanjutan, bukan hanya mengalami lonjakan interaksi sesaat.
- Konten: Sistem ini akan menjadi memprioritaskan musisi dengan konten yang berkontribusi pada budaya musik secara luas, serta memiliki basis fans yang cukup aktif.
- Sistem proteksi: Selain verifikasi, fitur Artist Profile Protection (beta) memungkinkan musisi meninjau lagu yang diunggah distributor sebelum tayang untuk mencegah karya palsu masuk ke profil mereka.
Pax insight
Lencana ini akan mulai muncul secara bertahap di profil artis dan hasil pencarian dalam beberapa minggu ke depan.
Spotify juga sedang menguji coba seksi profil baru yang menyoroti pencapaian karier dan aktivitas tur agar pengguna tetap bisa mengenali keaslian seorang artis meskipun mereka belum mendapatkan centang hijau.



