Gawai
Senin, 6 April 2026 17:05 WIB

Sony umumkan setop produksi kartu memori dan SD card

Kelangkaan chip akibat pusat data AI membuat Sony menyerah produksi kartu memori CFexpress dan SD Card.
Ilustrasi: Pinterest

Sony dilaporkan telah resmi menghentikan pesanan untuk jajaran kartu memori CFexpress dan SD Card mereka dalam waktu yang tidak ditentukan. Penyebabnya karena ada kelangkaan semikonduktor global. 

Apa yang terjadi? 

Kelangkaan semikonduktor global disebut tidak lepas dari pertumbuhan data center AI di seluruh dunia. Pertumbuhan itu ternyata membutuhkan banyak stok semikonduktor dan material memori, yang berdampak pada kelangkaan dua komponen tersebut. 

Akibatnya, pasokan untuk konsumen ritel dikorbankan. Bagi fotografer dan videografer, ini berarti aksesori vital kamera mereka kini berpotensi mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Strategi Sony

- Stok terbatas: Saat ini, stok memori yang di pasaran masih ada. Namun, begitu stok sudah habis, tidak akan ada pasokan baru dari Sony hingga waktu yang belum ditentukan. 

- Model: Penghentian produksi ini dilakukan pada sejumlah seri seperti CEA-G1920T, CEB-G480T, hingga SF-G256T. Namun, kartu kasta tertinggi seperti CFexpress Type B 960GB (CEB-G960T) masih diproduksi, tapi harganya mencapai hampir $1.000 (sekitar Rp15,9 juta).

- Penyesuaian harga: Apabila stok menipis, ada kemungkinan harga kartu memori yang tersisa akan melonjak tajam di toko-toko. 

- Bukan hanya kartu memori: Kelangkaan chip yang sama juga memaksa Sony menaikkan harga konsol PlayStation 5 baru-baru ini. 

Pax insight

Pengguna kamera Sony Alpha yang bergantung pada kartu dengan spesifikasi ini, disarankan untuk melakukan sekarang. Sebab, jika stok ritel kosong, pengguna bukan tidak mungkin harus beralih ke merek pihak ketiga.