Sony Indonesia secara resmi memperkenalkan kamera mirrorless full frame generasi keenam dari lini resolusi tinggi mereka, yaitu Sony Alpha 7R VI. Mengusung filosofi Kando, kamera flagship ini memadukan sensor fully stacked Exmor RS CMOS beresolusi masif 66,8 megapiksel dengan prosesor pengolah gambar terbaru BIONZ XR2, serta unit pemrosesan kecerdasan buatan cerdas untuk menjawab kebutuhan fotografer dan videografer profesional.
Apa yang ditawarkan Sony Alpha 7R VI?
Kehadiran Alpha 7R VI mendobrak batasan performa kamera resolusi ultra tinggi yang selama ini sering kali memiliki keterbatasan dalam kecepatan operasional. Melalui pembacaan data sensor yang 5,6 kali lebih cepat kamera ini sukses mengawinkan ketajaman visual ekstrem dengan kecepatan potret beruntun yang sangat tinggi sehingga sangat andal untuk mengabadikan momen cepat mulai dari olahraga satwa liar hingga produksi video sinematik profesional.
Apa saja detailnya?
- Sensor dan Kualitas Gambar: Mengandalkan sensor full frame 66,8 MP dengan rentang dinamis mencapai 16 stop. Sistem stabilisasi gambar optik 5 axis di dalam bodi kini ditingkatkan untuk memberikan kompensasi getaran hingga 8,5 stop di bagian tengah dan 7,0 stop di area tepi.
- Kecepatan Potret Beruntun: Berkat prosesor BIONZ XR2 kamera ini mampu melakukan continuous shooting tanpa interupsi layar gelap hingga kecepatan 30 fps dengan 60 kali kalkulasi pelacakan fokus otomatis dan pencahayaan per detik.
- Kecerdasan Buatan Terintegrasi: Fitur Real time Recognition AF diperkuat estimasi pose berbasis rangka manusia yang presisi untuk mengunci fokus pada subjek bergerak serta teknologi deep learning untuk menjaga akurasi keseimbangan warna putih alami.
- Fitur Video Kelas Sinema: Mendukung perekaman video resolusi tinggi 8K 30p dengan metode oversampling 8.2K serta opsi perekaman full frame 4K pada kecepatan 60p dan 120p tanpa terkena potongan bidang pandang atau crop.
- Teknologi Dual Gain Shooting: Menjadi yang pertama di jajaran seri Alpha fitur ini mengoptimalkan kinerja sensor untuk meminimalkan gangguan noise pada area gelap tanpa mengorbankan detail gradasi warna.
- Daya Tahan Operasional Ekstrem: Menggunakan varian baterai berkapasitas tinggi terbaru NP SA100 yang mampu mengambil hingga 710 foto sekali pengisian penuh. Sistem manajemen pembuangan panas yang efektif juga menjamin perekaman video 8K berjalan tanpa henti hingga durasi 120 menit.
- Spesifikasi Fisik dan Keamanan: Dilengkapi jendela bidik OLED beresolusi 9,44 juta titik dengan cakupan warna DCI P3 layar LCD multi angle 4 axis port USB Type C ganda untuk transfer sekaligus pengisian daya serta dukungan sistem verifikasi keaslian konten digital C2PA.
- Adaptor Audio Profesional XLR-A4:
- Sony turut merilis adaptor audio digital 4 channel khusus yang mendukung perekaman audio internal tingkat tinggi hingga format 96kHz 32 bit float. Teknologi Dual AD converter di dalamnya memastikan suara halus lingkungan hingga suara keras terekam jernih tanpa risiko distorsi visual suara serta tidak memerlukan pengaturan gain manual yang rumit di lapangan.
Aksesori pendukung ekosistem :
- Grip Vertikal VG-C6: Pegangan ergonomis tahan debu dan kelembapan yang mampu menampung dua buah baterai tipe SA sekaligus.
- Pengisi Daya BC-SAD1: Mampu mengisi daya dua baterai sekaligus dalam waktu 115 menit atau satu baterai hingga kapasitas 80 persen dalam waktu 55 menit melalui pasokan daya USB Power Delivery 45 W.
Pax insight
Sony Alpha 7R VI dipasarkan secara resmi di Indonesia dengan harga ritel Rp74.999.000. Masa pemesanan awal atau pre order telah dibuka mulai 22 Mei hingga 22 Juni 2026 melalui jaringan Sony Official Store dan diler resmi di mana para pembeli akan mendapatkan paket bonus eksklusif berupa tambahan satu unit baterai NP SA100 tas punggung Thule serta jaket eksklusif pascapendaftaran anggota.



