Pasokan penyimpanan chip memory secara global udah berada di bawah tekanan besar, dan kini laporan terbaru mengklaim bahwa harga HDD (Hard Disk Drive) melonjak drastis. Kenaikan harga ini mencapai angka tertinggi dalam delapan kuartal terakhir. Menurut laporan Nikkei, harga kontrak HDD udah naik sebesar 4% QoQ (Quarter-over-Quarter).
Kenaikan HDD ini dikarenakan adopsi perangkat tertsebut kini menjadi jauh lebih agresif, didorong oleh pembangunan pusat data AI berskala besar yang terjadi di seluruh dunia. Mirip seperti DRAM, AI kini bikin supply chain balance yang udah terbangun selama bertahun-tahun menjadi terganggu.
Karena perusahaan teknologi besar sangat terlibat dalam AI, mereka all-out untuk memastikan kemajuan di sektor ini. Hal ini bikin supplier pusing tujuh keliling mencari cara untuk memenuhi permintaan pasar yang masif ini.
HDD Lebih Cost-Effective untuk Data AI
Permintaan masif ini terutama didorong oleh fasilitas pusat data di Amerika Serikat. Bagi yang belum tahu, AI gak ada apa-apanya tanpa data. Untuk menyimpan data dalam jumlah besar (hingga exabyte), Cloud Service Providers (CSPs) mengandalkan HDD. HDD adalah media penyimpanan yang paling efisien dan cost-effective untuk data sekunder seperti scraped web data, backups dari data yang diproses, inference logs, dan data terkait lainnya.
Dilansir dari laman Wccftech (16/12), permintaan untuk HDD berkapasitas tinggiz tetap solid dan gak ada habisnya. Menurut TrendForce, meskipun produsen HDD udah beroperasi pada tingkat utilisasi penuh, pasokan tetap tertinggal di belakang kebutuhan storage CSP di AS yang terus berkembang. Hal ini terutama dipicu oleh lonjakan AI, cloud computing, dan data-intensive workloads yang terus meningkat.
Situasi ini bikin produsen HDD memberikan sinyal bahwa permintaan kini diperkirakan akan melampaui pasokan (demand will outpace supply). Yang lebih penting, situasi ini bisa menjadi mainstream pada tahun 2026, dan dampaknya akan mulai dirasakan di segmen ritel. Bagi supplier HDD, melayani sektor AI jelas jauh lebih menguntungkan, mirip dengan bagaimana produsen DRAM lebih memilih pelanggan AI daripada pelanggan general-purpose.
Biasanya, HDD dikenal sebagai medium penyimpanan berbiaya rendah (low-cost storage medium). Namun, ini bisa segera berubah. Kenaikan harga nearline HDD sekitar 4% QoQ adalah pertanda awal. Kebutuhan yang terus meningkat untuk inference di pusat data AI akan bikin penggunaan HDD terus melonjak dari sini, seiring kemajuan pembangunan pusat data.
Peringatan Supplier: Transcend dan Phison Udah Notif Kelangkaan Mendekat
Beberapa perusahaan storage seperti Transcend dan Phison udah memberikan peringatan kepada pasar mengenai kelangkaan yang akan terjadi. Ini menegaskan bahwa tekanan pasokan gak hanya dirasakan oleh chipmaker memori (DRAM/NAND) tetapi udah meluas ke sektor storage konvensional. User ritel harus bersiap untuk melihat harga storage PC yang semakin gak masuk akal di tahun mendatang.



