Dengan jadwal peluncuran seri Samsung Galaxy S26 yang nggak lama lagi, sekitar tiga bulan ke depan, rumor seputar seri baru ini pun mulai memanas. Berita terbaru dari para tipster terkemuka kini menyoroti perubahan desain fisik yang cukup signifikan dibandingkan dengan generasi sebnelumnya.
Update ini memberikan gambaran awal tentang bagaimana Samsung akan memposisikan flagship terbarunya di tengah persaingan pasar smartphone premium yang semakin ketat, terutama dengan tema utama yang diprediksi akan kembali berfokus pada kecanggihan Artificial Intelligence (AI).
Seperti dilansir dari laman Engadget (10/11), tipster terkenal, Ice Universe, membocorkan informasi mengenai ketebalan perangkat yang akan datang. Ia memperkirakan bahwa varian base dari Galaxy S26 akan memiliki ketebalan sekitar 6.9mm, jauh lebih ramping dibandingkan pendahulunya, S25, yang tebalnya 7.2mm.
Ini berarti perangkat baru ini sekitar 4% lebih tipis. Form factor yang lebih ramping ini tentu akan membuat perangkat terasa lebih sleek saat digenggam. Namun, ada trade-off yang perlu dipertimbangkan, karena desain yang lebih tipis ini kemungkinan akan memengaruhi kapasitas baterai, mengingat S25 hanya memiliki baterai 4.000mAh.
Selain dimensi, gambaran yang beredar juga menunjukkan perubahan visual pada modul kamera. Galaxy S26 diperkirakan akan kembali menggunakan vertical camera island, atau pulau kamera yang menonjol secara vertikal.
Perubahan ini cukup mengejutkan karena tiga generasi Galaxy S sebelumnya sengaja menghilangkan camera island, mengadopsi desain clean yang membiarkan lensa menonjol langsung dari bodi. Kembalinya desain island ini bisa jadi menandakan perubahan signifikan pada sensor atau layout kamera yang dibawa oleh S26.
Detail mengenai acara peluncuran juga sudah bocor. Menurut tipster Jukan di X, Samsung sedang bersiap untuk menggelar event 'Galaxy Unpacked' berikutnya pada 25 Februari 2026. Acara yang kemungkinan akan bertema AI ini diprediksi akan menjadi panggung peluncuran resmi untuk Galaxy S26 base, S26 Plus, dan S26 Ultra. Menariknya, ini adalah kali pertama Samsung kembali memilih San Francisco sebagai lokasi Unpacked setelah terakhir kali digunakan untuk peluncuran Galaxy S23 Series pada tahun 2023.
Untuk varian tertinggi, Galaxy S26 Ultra, dilaporkan akan mengalami perubahan desain yang lebih halus. Bocoran terbaru menyebutkan bahwa S26 Ultra akan memiliki sudut yang terlihat membulat, memberikan profil keseluruhan yang lebih lembut pada model puncak tersebut.
Dengan melakukan ini, Samsung seolah sengaja menjauh dari bentuk kotak yang menjadi ciri khas seri Note mereka yang kini sudah discontinued. Desain yang lebih ergonomis dan membulat ini diharapkan meningkatkan handling perangkat flagship terbesar mereka.
Namun, di luar bocoran mengenai kehadiran S26 Series, ambisi Samsung di pasar juga terkuak. Menurut laporan dari beberapa media di Korea Selatan, Samsung menargetkan penjualan ambisius sebanyak 35 juta unit untuk lineup Galaxy S26 yang akan datang. Tentu saja ini merupakan ambisi yang sangat besar.
Target penjualan ini dibagi menjadi 24 juta unit untuk paruh pertama tahun 2026 saja. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, mengingat behemoth Korea Selatan itu berhasil menjual 22 juta unit Galaxy S25 lineup pada Q1 2025. Target ini menandakan optimisme Samsung terhadap demand pasar AI dan upgrade desain S26.
Pax Insight
Kumpulan rumor ini menunjukkan bahwa Samsung seakan nggak mau stuck dengan desain yang sama dan berani melakukan perubahan signifikan, seperti merampingkan bodi dan mengembalikan camera island, di saat mereka berfokus pada software AI. Dengan timing peluncuran yang sangat awal di Q1 2026, Galaxy S26 Series siap untuk mendominasi pasar flagship premium.
Penyesuaian desain pada Ultra menunjukkan upaya untuk menciptakan estetika distinctive yang membedakannya dari model-model sebelumnya.



