WhatsApp secara resmi memberikan peringatan pada sekitar 200 pengguna yang terindikasi memasang versi palsu aplikasi chatting tersebut di iPhone mereka. Kebanyakan pengguna yang mendapatkan peringatan tersebut berada di Italia.
Peringatan ini diberikan karena aplikasi palsu tersebut disisipi oleh spyware berbahaya. Dilaporkan, spyware tersebut dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Italia, SIO.
Kenapa ini penting?
Temuan ini menunjukkan kalau memasang aplikasi di luar toko resmi merupakan hal berbahaya. Tak hanya itu, temuan ini juga menyoroti soal langkah otoritas Italia yang dilaporkan yang pernah ketahuan membuat tautan phishing untuk memantau targetnya.
"Tim keamanan kami secara proaktif mengidentifikasi sekitar 200 pengguna, yang kami yakini mungkin telah mengunduh klien tidak resmi yang berbahaya ini," ujar perwakilan WhatsApp.
Aplikasi ilegal WhatsApp
Target: WhatsApp belum bisa mengonformasi apakah para korban adalah jurnalis atau aktivis, tapi pola serupa tahun lalu juga melibatkan spyware dari perusahaan AS-Israel, Paragon Solutions.
Tindakan tegas: WhatsApp telah mengeluarkan paksa akun-akun yang terinfeksi, dan mendesak mereka segera menghapus aplikasi palsu tersebut demi keamanan data pribadi.
Gugatan hukum: Perusahaan juga berencana melayangkan tuntutan hukum formal pada SIO untuk menghentikan aktivitas ilegal ini.
Pax insight
Temuan ini menunjukkan bahaya mengunduh WhatsApp di luar toko resmi. Sebab, tak jarang, aplikasi yang dikirim lewat tautan asing merupakan cara untuk menyebarkan file berbahaya ke targetnya.



