Apple memberikan perhatian besar pada ketahanan iPhone Air, model terbarunya yang super tipis. Dalam wawancara dengan Tom’s Guide, Greg Joswiak, kepala pemasaran Apple, bahkan menantang seorang reporter untuk mencoba membengkokkan ponsel tersebut.
Hasilnya, meskipun menggunakan "seluruh kekuatannya", ponsel tersebut hanya sedikit melengkung dan tidak patah seperti yang dikhawatirkan banyak orang. Yang menarik, perangkat ini langsung kembali ke bentuk semula.
Klaim Apple yang menyatakan iPhone Air sebagai model iPhone paling tangguh bukannya tanpa alasan. Dengan ketebalan hanya 5,6 mm, kekhawatiran soal daya tahan memang wajar, apalagi jika mengingat masalah pada seri iPhone 6. Untuk mengatasi ini, Apple menggunakan bingkai titanium grade 5 dan material Ceramic Shield yang diklaim lebih kuat, seperti lapor Wccftech (12/9).
Menurut kepala rekayasa perangkat keras Apple, John Ternus, rahasia di balik desain yang tipis namun tangguh adalah kombinasi dari beberapa terobosan. Ini termasuk penggunaan material canggih, perlindungan Ceramic Shield, dan struktur internal inovatif yang disebut "plateau". Struktur ini memungkinkan sebagian besar komponen perangkat keras ditumpuk di area atas ponsel, sehingga sisa bodi bisa dibuat lebih tipis. Ternus menyebutkan bahwa menciptakan plateau ini adalah langkah desain paling krusial.
Meskipun dalam demonstrasi terlihat sangat kuat, kita tetap perlu menunggu tes ketahanan yang sesungguhnya. Berbagai pengujian di dunia nyata, seperti uji jatuh, goresan, dan pembakaran, akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang seberapa tangguhnya perangkat ini. Tentu saja, kita semua penasaran menanti hasil tes dari para reviewer independen untuk melihat apakah iPhone Air benar-benar sekuat klaimnya.



