Gawai
Rabu, 19 November 2025 20:01 WIB

Performa Intel Phanter Lake cuma naik sedikit dari pendahulunya

Chip Intel Core Ultra X7 358H mulai mencetak skor lebih tinggi dari Core Ultra 7 255H di PassMark, meski peningkatan multi-core hanya 4%. Konfigurasi baru (16 core/16 thread) fokus pada efisiensi daya, dengan iGPU yang diharapkan jauh lebih cepat dari Arrow Lake-H.

Core Ultra X7 358H dari series Intel Panther Lake akhirnya mulai menunjukkan performa yang menjanjikan. Setelah kemunculan awalnya di PassMark dengan skor yang kurang greget karena hanya mengandalkan dua sampel, kini dengan tambahan satu sampel engineering awal lagi, skornya langsung terlihat lebih tinggi. Peningkatan ini nggak hanya memperkecil gap performa antara 358H dan pendahulunya, Core Ultra 7 255H, tetapi juga mengungkapkan bahwa chip baru ini sedikit lebih cepat dari generasi sebelumnya.

Performa Single-Core Masih PR: Peningkatan Generational yang Nggak Jauh

Meskipun sudah melampaui pendahulu, performa Core Ultra X7 358H saat ini masih terasa kurang maksimal (lackluster). Dalam tes single-core, 358H masih kalah 1.4% dari Core Ultra 7 255H, dan hanya unggul 4% dalam benchmark multi-core. Kesenjangan generational ini terbilang kecil jika dibandingkan lonjakan dari Core Ultra 7 155H ke 255H, di mana 255H menawarkan peningkatan kinerja multi-threaded hampir 20% dan peningkatan serupa di single-core.

Dilansir dari laman Wccftech (19/11), data terbaru dari halaman uji PassMark kali ini setidaknya mengonfirmasi salah satu spesifikasi kunci. Turbo Speed dari Core Ultra X7 358H telah terkonfirmasi mencapai 4.8 GHz. Namun, kecepatan base clock dari chip ini belum terlihat. Para tech enthusiast berharap agar skor performa ini akan terus berubah dalam waktu dekat seiring dengan bertambahnya jumlah sampel yang diuji, yang diharapkan akan memberikan hasil yang lebih akurat dan representatif.

Peningkatan generational yang relatif kecil ini mungkin disebabkan oleh perbedaan konfigurasi core. Meskipun Core Ultra X7 358H memiliki konfigurasi 16 core/16 thread yang sama dengan 255H, chip Panther Lake ini memiliki dua P-cores lebih sedikit tetapi dua LP-E cores tambahan. Menurut Intel, SKU Panther Lake ini dirancang untuk menghemat lebih banyak daya dibandingkan Arrow Lake-H, asumsinya jika keduanya berada pada tingkat kinerja yang sama dalam tugas multi-threaded. Perubahan ini mengindikasikan pergeseran fokus ke efisiensi daya.

iGPU Jadi Nilai Jual

Meskipun kinerja CPU menunjukkan peningkatan yang kecil, harapan besar tertuju pada kemampuan grafis terintegrasi (integrated graphics unit/iGPU). iGPU pada Core Ultra X7 358H diperkirakan akan jauh lebih cepat daripada iGPU berbasis Xe2 pada Arrow Lake-H. Peningkatan performa iGPU ini telah disaksikan dalam beberapa benchmark awal, dan ini akan menjadi nilai jual utama bagi Panther Lake, terutama untuk laptop tipis yang mengandalkan grafis terintegrasi.

Tren awal Panther Lake ini menunjukkan bahwa strategi Intel nggak melulu soal peningkatan kinerja gen-to-gen yang masif, terutama di segmen multi-threaded. Fokus yang lebih terlihat adalah pada efisiensi daya (melalui konfigurasi core yang diubah) dan peningkatan kemampuan grafis terintegrasi. Meskipun kesan awal nggak terlalu wow dalam hal raw performance, Panther Lake bisa jadi unggul dalam hal daya tahan baterai dan kemampuan grafis saat bepergian.

Saat ini, hasil benchmark yang ada masih berasal dari sampel engineering awal. Nggak jelas seberapa besar dampak puluhan sampel tambahan nantinya terhadap skor akhir, namun early impressions dari chip Panther Lake ini memang belum terlihat amazing. Para enthusiast harus menunggu rilis resmi dan review dari unit ritel untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat dan menyeluruh tentang performa nyata dari Core Ultra X7 358H.