Lenovo mengumumkan deretan portofolio perangkat bisnis terbarunya di ajang MWC 2026. Kali ini, transisi AI dari tahap eksperimen menuju bisnis yang lebih praktis menjadi fokus.
Kenapa ini penting?
Organisasi modern membutuhkan teknologi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkelanjutan. Dengan menggabungkan perangkat AI-ready dan desain modular, Lenovo memungkinkan perusahaan mengadopsi komputasi masa depan tanpa menambah kompleksitas bagi tim IT.
"Seiring dengan transisi AI dari tahap eksperimen menuju realitas bisnis sehari-hari, organisasi membutuhkan teknologi yang dapat mereka percayai, scalable, dan berkelanjutan," tutur Eric Yu, Senior Vice President of SMB Segment and Commercial Product Center, Intelligent Devices Group, Lenovo.
Produk baru Lenovo
Revolusi modular: Konsep ThinBook Modular AI PC memungkinkan perangkat 14 inci bertransformasi hingga luas tampilan 19 inci. Komponen seperti layar sekunder, keyboard bluetooth, hingga port I/O bisa dilepas-pasang sesuai alur kerja.
ThinkTab X11 (Rugged Tablet): Dengan perangkat ini, Lenovo memperluas merek Think ke tablet Android tangguh. Dipersenjatai Snapdragon 7s Gen 3, bersertifikasi IP68, dan memiliki baterai yang bisa dilepas tanpa sekrup.
ThinkBook 14 2-in-1 Gen 6: Laptop fleksibel yang ditenagai Intel Core Ultra. Dirancang khusus untuk profesional dengan mobilitas tinggi, menggabungkan performa mumpuni dengan fitur kolaborasi cerdas dalam desain multi-mode.
Ekspansi layar: Monitor portabel ringan yang tipis dan mudah dibawah. Perangkat ini merupakan solusi bagi pengguna ThinkPad dan ThinkBook yang membutuhkan ruang kerja tambahan saat bepergian.
AI Workmate Concept: Fokus pada interaksi manusia, AI ini dirancang sadar privasi untuk memberikan bantuan yang kontekstual melalui interaksi alami.
Pax insight
Dengan deretan produk ini, Lenovo tidak hanya memperkenalkan PC yang lebih pintar, tapi juga yang berumur lebih panjang. Lewat modularitas dan monitor portabel, mereka berupaya menghadirkan produktivitas AI dapat dilakukan secara optimal di mana saja.



