Gawai
Rabu, 24 September 2025 16:05 WIB

iPhone 17 Series pecahkan rekor preorder di Tiongkok

iPhone 17 Series catat permintaan preorder yang luar biasa kuat di Tiongkok dengan varian Pro Max menjadi model paling laris.

Bukan rahasia lagi iPhone menjadi smartphone yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemar teknologi di seluruh dunia. Orang berbondong-bondong ingin membeli perangkat tersebut di hari pertama peluncuran di seluruh dunia, dan biasanya langsung melakukan per-order saat pengumuman dilakukan.

Di Tiongkok, permintaan terhadap iPhone 17 Series dikabarkan berhasil memecahkan rekor pre-order iPhone 16 Series. Menurut laporan dari analis Ming-Chi Kuo, preorder iPhone 17 jauh lebih kuat dibandingkan preorder iPhone 16 tahun lalu.

Permintaan Melampaui Perkiraan

Dilansir dari laman Wccftech (24/9), permintaan untuk seri iPhone 17 di akhir pekan pertama preorder melampaui seri iPhone 16. Kuo membuat estimasi ini berdasarkan penundaan pengiriman untuk model-model baru dan target produksi untuk iPhone 17, 17 Pro, dan 17 Pro Max.

Waktu pengiriman yang diperkirakan Apple menjadi sekitar satu minggu lebih lama dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun target produksi untuk ketiga model iPhone 17 ini 25% lebih tinggi dari tahun lalu, waktu pengiriman yang lebih lama menunjukkan permintaan yang lebih tinggi.

Model terlaris sekali lagi adalah iPhone 17 Pro Max. Meskipun produksinya meningkat 60% dari tahun lalu, waktu tunggu untuk model ini tetap serupa, mengindikasikan permintaan yang sangat kuat.

Antusiasme Kuat di Tiongkok

Di Tiongkok, preorder iPhone 17 memecahkan rekor, melampaui volume preorder hari pertama iPhone 16 di JD.com hanya dalam satu menit. Tingginya permintaan ini bahkan menyebabkan kesulitan teknis, dengan pelanggan melaporkan situs crash dan penundaan pemrosesan pembayaran. Semua slot pengambilan langsung untuk iPhone 17 Pro Max di Apple Store Shanghai juga habis dipesan dalam 20 menit.

Di Amerika Serikat, waktu tunggu untuk model Pro dan Pro Max adalah empat dan 21 hari. Angka ini lebih lama dibandingkan waktu tunggu enam dan 20 hari untuk iPhone 16 Pro dan Pro Max di minggu preorder mereka tahun lalu.

Faktor Pendukung Kesuksesan

Analis IDC, Nabila Popal, mencatat bahwa Apple berhasil memisahkan lini produknya dengan cerdas, memastikan setiap model menarik bagi kebutuhan pengguna yang berbeda. Ia menambahkan bahwa secara kolektif, perangkat-perangkat ini akan mendorong gelombang pembelian baru yang kuat bagi perusahaan.

Ada beberapa faktor yang membuat iPhone 17 menjadi pilihan menarik. Model dasar iPhone 17, misalnya, mendapatkan peningkatan signifikan seperti layar ProMotion dan memori internal dua kali lipat, dengan harga awal yang tetap kompetitif.

Namun, masih ada pertanyaan seputar iPhone Air, yang rilisnya di Tiongkok ditunda karena masalah regulasi eSIM. Kuo mencatat bahwa produksi iPhone Air tiga kali lebih banyak dari iPhone 16 Plus yang digantikannya. Hingga kini, model ini tidak menunjukkan penundaan pengiriman, yang membuat Kuo sulit menilai popularitasnya.

Kenaikan Pengiriman dan Musim Liburan

Di sisi lain, laporan lain menyebutkan bahwa tingginya permintaan terhadap iPhone 17 didukung oleh fakta bahwa 315 juta perangkat iPhone yang ada saat ini sudah berusia lebih dari empat tahun, menunjukkan adanya kebutuhan untuk upgrade. Dengan musim liburan yang akan datang, angka aktivasi iPhone diperkirakan akan meningkat tajam.

Apple diprediksi akan mengirimkan 230 juta unit iPhone pada tahun ini. Angka ini telah dinaikkan menjadi antara 240 juta dan 250 juta unit, seiring dengan komentar Webdush Securities yang mengatakan bahwa pemulihan perusahaan di Tiongkok sudah dekat.

Pax Insight

Meski beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, SIngapura, dan Thailand sudah dapat menjual iPhone 17 Series di hari pertama penjualan, Indonesia selama bertahun-tahun tidak dapat melakukan hal yang sama. Bahkan hingga saat ini, baru ada konfirmasi iPhone 17 Series akan hadir di Indonesia tanpa ada kejelasan tanggal peluncuran resminya.

Sulitnya melakukan import langsung perangkat smartphone ke Indonesia akibat peraturan TKDN mungkin menjadi salah satu hal yang menahan iPhone dapat hadir secara langsung di hari pertama penjualan. Namun, perarturan TKDN melindungi pasar Indonesia agar semua pengusaha dapat berbisnis dengan adil. Semoga kedepannya, Apple dapat mengukuti peraturan TKDN dan menjual perangkat mereka di hari pertama peluncuran.