Intel dan AMD dikabarkan akan menaikkan harga CPU mereka di awal November ini. Kenaikan harga ini terjadi secara mendadak, bahkan membuat rantai pasok kaget dan tidak siap. Dan dalam sebuah laporan dari channel-monitoring outlet Tiongkok, ChannelGate, menyebutkan adanya "ledakan tiba-tiba" harga CPU yang dimulai sejak akhir pekan lalu.
Banyak pihak menginterpretasikan lonjakan harga yang tiba-tiba ini didorong oleh kuatnya permintaan dari industri Artificial Intelligence (AI) dan faktor-faktor tak terduga lainnya. Kenaikan ini berpotensi memicu kekurangan pasokan CPU yang lebih besar di masa mendatang. Dari sisi harga, para trader di Hong Kong dilaporkan mendorong harga naik secara tajam dengan amplitudo kenaikan yang cukup besar.
Dilansir dari laman Wccftech (4/11), kenaikan harga ini tidak pandang bulu dan melanda hampir seluruh model CPU dari kedua kubu. Untuk CPU Intel, kenaikan harga tiba-tiba terjadi di pasar tray/bulk di seluruh model, kecuali seri U200 yang harganya tetap stabil.
Sementara di kubu merah, kenaikan harga ini sangat terasa pada seri AMD Ryzen 5000. Kenaikan harga untuk seri 5000 ini berkisar antara USD5 hingga SUD20 dan kemungkinan besar disebabkan oleh kelangkaan komponen upstream.
Kabar buruk bagi para builder yang mengandalkan platform lama: seri Ryzen 5000 sedang menghadapi kenaikan harga yang cukup signifikan. Beberapa distributor utama bahkan telah menangguhkan pengiriman sementara waktu karena adanya kenaikan biaya dari produsen.
Mengingat seri Ryzen 5000 sudah mendekati End-of-Life (EOL), kelangkaan SKU ini diperkirakan akan semakin parah di hari-hari mendatang, yang tentu akan menaikkan harga jual di pasar ritel.
Untuk seri Ryzen 7000, ada indikasi kuat bahwa CPU berbasis arsitektur Zen 4 ini juga akan mengalami kenaikan harga yang mencolok. Hal ini didukung oleh fakta bahwa hanya seri Intel Core Ultra 200 (Arrow Lake) dan Ryzen 9000 yang dilaporkan dikecualikan dari strategi kenaikan harga untuk menjaga stabilitas pasar. Sebuah kebetulan atau bukan, tercatat bahwa harga prosesor seperti Ryzen 7600X telah merangkak naik sekitar 10% dalam seminggu terakhir.
Pax Insight
Untuk sementara ini, kenaikan harga baru dikabarkan terjadi di Tiongkok saja, belum ada informasi mengenai kenaikan harga di negara lain, termasuk di Indonesia. Namun jika kabar mengenai kenaikan harga ini akan terjadi secara global, kalian harus waspada terhadap tengkulak yang biasanya mengambil keuntungan dari sebuah kejadian.
Sedangkan bagi kamu yang berencana membeli CPU dari generasi sebelumnya, momen ini adalah waktu yang sangat kritis untuk segera membelinya sebelum harganya melambung lebih tinggi atau persediaan habis total. Namun, jika kamu sudah memiliki motherboard platform terbaru, seperti AM5 (untuk AMD), kamu mungkin bisa mempertimbangkan untuk langsung beralih ke CPU Ryzen 9000 yang kabarnya harganya cenderung stabil.



