Gawai
Rabu, 31 Desember 2025 10:06 WIB

Inovasi Samsung bisa dinginkan prosesor dan RAM

Samsung telah mengembangkan teknologi pendingin inovatif yang tidak hanya mendinginkan prosesor, tetapi juga RAM.

Samsung telah mengembangkan teknologi pendingin inovatif yang tidak hanya mendinginkan prosesor, tetapi juga RAM; dua komponen utama yang paling rentan memanas di dalam smartphone modern. Inovasi ini menandai evolusi signifikan dalam desain kemasan chip dan bisa mengubah cara smartphone dirancang di masa depan.

Dilansir dari Gizmochina, teknologi pendingin terbaru Samsung disebut Heat Path Block (HPB), sebuah desain yang menggunakan lapisan tembaga ultra tipis yang ditempatkan langsung di atas prosesor. Tembaga memiliki konduktivitas termal yang superior, memungkinkan panas untuk cepat menyebar ke permukaan atas chip dan kemudian diserap oleh sistem pendingin smartphone. Desain ini dapat mengurangi panas sekitar 30% dibandingkan dengan Exynos sebelumnya.

Dengan menggabungkan teknologi Fan-Out Wafer Level Packaging (FOWLP) dan desain pendingin baru, Samsung kini menargetkan masalah yang selama ini terabaikan: RAM yang juga ikut memanas. Dalam smartphone modern, RAM tidak hanya memroses data tetapi juga menghasilkan panas signifikan, terutama saat menjalankan aplikasi atau game berat.

Pendekatan baru ini melibatkan perubahan arsitektur chip di mana tata letak komponen dioptimalkan agar panas dapat tersebar merata ke seluruh sistem pendingin perangkat, bukan hanya terfokus di satu titik. Distribusi panas yang lebih merata ini membantu menjaga performa stabil dan mencegah thermal throttling yang dapat mengurangi kecepatan perangkat saat terlalu panas.

Samsung telah menerapkan teknologi HPB pada chipset Exynos 2600 berbasis proses 2 nanometer yang akan hadir di Galaxy S26. Dengan peningkatan performa CPU 39% dan performa grafis dua kali lipat dibanding pendahulunya, teknologi pendingin yang lebih baik sangat penting untuk mempertahankan performa tinggi tanpa overheating.

Keberhasilan teknologi pendingin ini sangat penting bagi Samsung untuk memulihkan reputasinya dalam bisnis chip mobile. Chipset Exynos sebelumnya, khususnya generasi 3 nanometer, sering dikritik karena masalah panas berlebih dan efisiensi daya yang buruk dibanding Snapdragon. Dengan HPB dan sistem pendingin terintegrasi, Samsung berharap dapat mengatasi masalah lama ini dan bersaing kembali dengan Snapdragon di pasar global.

Pax Insight

Teknologi pendingin Heat Path Block Samsung menunjukkan bahwa inovasi thermal management kini menjadi komponen kritis dalam perancangan smartphone flagship modern, di mana mampu menjaga suhu chip dan RAM stabil bukan hanya meningkatkan performa tetapi juga memungkinkan desain perangkat yang lebih tipis dan efisien dalam konsumsi daya.