Gawai
Senin, 2 Maret 2026 13:01 WIB

HONOR dan OPPO salip Samsung di teknologi layar lipat

HONOR dan OPPO baru saja merilis teaser perangkat lipat baru mereka dengan layar berteknologi anti bekas lipatan, Samsung tertinggal.

Lipatan (crease) di bagian tengah layar selalu menjadi keluhan utama dan kelemahan terbesar ponsel lipat. Bahkan, Samsung sampai saat ini masih kesulitan untuk menghadirkan teknologi layar yang mampu menghilangkan masalah tersebut.

Namun, inovasi terbaru yang dibawa oleh Honor Magic V6 dan OPPO Find N6 bersiap menetapkan standar baru di industri dengan menghadirkan layar lipat yang benar-benar mulus tanpa jejak lipatan sama sekali.

Kenapa ini penting?

Meskipun desain ponsel lipat modern sudah jauh lebih baik dibandingkan generasi awal, bekas lipatan yang memantulkan cahaya atau terasa mengganjal di ujung jari masih merusak pengalaman penggunaan secara general. Hilangnya lipatan ini menandai titik balik kedewasaan teknologi layar fleksibel pada tahun 2026.

Apa yang dilakukan OPPO dan Honor?

Pada ajang MWC 2026, Honor resmi meluncurkan Honor Magic V6 pada 1 Maret. Gambar resmi dan klaim eksekutifnya memamerkan panel dalam yang datar sempurna tanpa mengorbankan ketipisan bodi, kapasitas baterai, maupun pengalaman pengguna secara keseluruhan.

 

Sedangkan di sisi lain, OPPO mengungpap cuplikan di balik layar terkait teknologi OPPO Find N6. Cuplikan tersebut menunjukkan panel layar ini mampu bertahan menghadapi ratusan ribu siklus buka-tutup tanpa membentuk garis lipatan baru, mengatasi kelemahan klasik di mana lipatan biasanya makin parah seiring waktu penggunaan.

Bagaimana dengan Apple & Samsung?

Apple diprediksi baru akan merilis iPhone lipat pada akhir 2026 atau lebih, dan kemungkinan masih akan memiliki sedikit jejak lipatan. Sementara itu, Samsung dirumorkan sedang menyiapkan panel OLED "bebas kerutan" untuk Galaxy Z Fold 8, meski kemampuannya belum terbukti secara nyata.

Pax insight

Meski HONOR dan OPPO sudah mengungkapkan teaser mengenai teknologi layar lipat anti bekas lipatan, masih belum diketahui apakah klaim tersebut akan berlaku di dunia nyata. Soalnya, banyak faktor lain yang harus diperhatikan jika dibandingkan dengan pengetesan di ruangan yang terkontrol.

Sementara Apple dan Samsung kini harus benar-benar serius mengejar ketertinggalan mereka, Soalnya, di masa lalu, kedua perusahaan tersebut selalu menjadi panutan industri smartphone global.