Gawai
Sabtu, 28 Februari 2026 12:12 WIB

Hands-on Samsung Galaxy S26 Ultra, tidak sesuai ekspektasi

Di awal, ekspektasi saya tidak terlalu tinggi untuk Galaxy S26 Ultra karena di atas kertas tak ada yang istimewa. Ternyata, setelah saya gunakan sendiri, tidak sesuai ekspektasi.

26 Februari menjadi hari dimana Samsung resmi membawa Galaxy S26 Ultra ke Indonesia. Di atas kertas, saya skeptis akan peningkatan performa dan fitur dari perangkat yang satu ini. Soalnya, mereka hanya fokus ke peningkatan fitur keamanan dan AI.

Tapi, setelah mencobanya langsung, ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi saya. So, berikut ini adalah impresi pertama kali setelah menjajal perangkat yang satu ini.

Lebih tipis, lebih rendah, lebih bundar

Hal yang pertama kali menarik perhatian saya adalah desain yang masih sama, namun entah mengapa terasa segar. Mungkin, hal ini dikarenakan bentuk sisi-sisinya lebih membulat, berbeda dari S25 Ultra yang masih sedikit runcing, apa lagi S24 Ultra yang benar-benar lancip.

Bagian housing kamera juga mendapatkan sedikit upgrade, ya upgrade ketebalan housingnya. Jika di S24 Ultra dan S25 Ultra kita hanya melihat camera bump, di S25 Ultra kameranya kini memiliki housing sendiri.

 

 

Kamera yang tidak berbeda tapi serasa berbeda

Untuk kamera, sebenarnya tidak ada perbedaan yang berarti antara Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S26 Ultra di atas kertas. Tapi, setelah memegang langsung, ada dua hal yang membuat saya merasakan improvement besar, terutama saat mengambil foto di keadaan low light dan mengambil video.

Untuk keadaan low light, Samsung melakukan upgrade di kemampuan Nightography sehingga mereka berhasil membuat foto yang bukan hanya lebih detail, namun juga memiliki depth yang lebih baik, lebih terang, dan minim noise. Nice!

Sedangkan untuk kemampuan video, kini ada fitur bernama Horizontal Lock. Sesuai namanya, fitur ini mengunci fokus video, sehingga ketika kita mengambil video dengan tangan yang bergetar atau bahkan saat kita putar perangkatnya, videonya tetap lurus.

 

 

Bukan hanya Knox, kini Galaxy S26 Ultra lebih aman lewat fitur Privacy Display

Mungkin inovasi yang paling menarik perhatian saya dari Galaxy S26 Ultra adalah fitur keamanannya. Saya bukan berbicara tentang Knox yang memang sudah lama hadir di perangkat-perangkat milik Samsung, namun fitur baru bernama Privacy Display.

Fitur ini membuat layar tidak mudah diintip baik dari sisi kiri dan kanan maupun dari atas dan bawah yang mirip dengan pelindung layar privacy. Samsung memanfaatkan gabungan software dan hardware untuk dapat membuat fitur ini bekerja. 

Di bagian hardware, mereka menyebutnya sebagai teknologi "Black Matrix" dimana mereka dapat mengatur menyempitkan pancaran cahaya dari setiap piksel. Saat fitur ini diaktifkan, layar hanya bisa dilihat dengan jelas dari sudut 90 derajat, alias hanya dari depan saja.

Bukan hanya layar saja, namun fitur ini dapat digunakan di beberapa aplikasi terpilih, namun fitur ini juga dapat memblokir notifikasi masuk sehingga lebih terjaga keamanannya.

https://www.instagram.com/reel/DVOtmqMgOKw/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Performa lebih kencang, tetap dingin

Pembaruan terakhir yang terlihat dari Galaxy S26 Ultra adalah hadirnya prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite gen 3. Performanya naik hingga 20% lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, namun tetap 35% lebih efisien dalam penggunaan daya.

Dalam demo, Samsung juga menunjukkan bahwa meski telah digunakan bermain game ML selama 1 jam lebih, suhunya tetap terjaga di 36 derajat Celcius, bahkan di tempat yang mereka klaim sebagai hot spot. Cukup mengesankan, tapi sayang saya tidak bisa merasakannya secara langsung. Setidaknya untuk saat ini.

Pax insight

Samsung Galaxy S26 Ultra mengejutkan saya yang awalnya skeptis dengan minimnya informasi peningkatan saat ajang Galaxy Unpacked 2026 kemarin. Meski membuat terkejut, namun masih ada banyak sisa keraguan sebelum saya dapat merasakan pemakaian perangkat ini secara langsung, dan menguji semua fitur itu sendiri.

Bagi Anda yang penasaran, tunggu ulasan lengkap kami beberapa pekan lagi ya!