Gawai
Jumat, 13 Februari 2026 13:04 WIB

Google perluas Quick Share bisa kirim file ke AirDrop di 2026

Quick Share kompatibel AirDrop akan hadir di lebih banyak Android. Transfer file ke iPhone, iPad, hingga Mac jadi makin seamless.

Google memastikan fitur interoperabilitas Quick Share dengan AirDrop milik Apple akan hadir di lebih banyak ponsel Android pada 2026, termasuk perangkat di luar lini Pixel. Informasi ini disampaikan langsung oleh salah satu petinggi Google dalam sesi press briefing terbaru.

Sebelumnya, Google sempat mengejutkan komunitas teknologi pada akhir 2025 setelah membuat Quick Share di Pixel 10 kompatibel dengan AirDrop. Fitur ini memungkinkan transfer file lebih seamless antara perangkat Android dan ekosistem Apple seperti iPhone, iPad, hingga MacBook.

Kenapa ini penting?
Pengguna Android sering mengalami kesulitan saat harus mengirim file ke pengguna iPhone, tetapi kemampuan Quick Share dan AirDrop untuk berbagi file antar perangkat mungkin menjadi salah satu kemajuan terbesar Android dalam beberapa tahun terakhir.

Google memiliki kemampuan untuk mengatasi salah satu "titik sulit" terbesar di dunia teknologi konsumen: batas yang membedakan Android dan Apple. Jika transfer file lintas platform menjadi kebiasaan, motivasi untuk tinggal di ekosistem tertentu dapat mulai hilang.

Aspek kunci & artinya 
Perluasan interoperabilitas ini bukan sekadar fitur berbagi file biasa, karena ada beberapa aspek teknis yang membuatnya menarik.

  • Quick Share kompatibel dengan AirDrop tanpa kerja sama resmi Apple.

Google disebut melakukan reverse-engineering AirDrop agar Quick Share bisa “berkomunikasi” langsung dengan perangkat Apple. Artinya, fitur ini dibangun tanpa integrasi resmi dari Apple.

  • Quick Share Extension diubah menjadi aplikasi penuh di Play Store.

Google meningkatkan Quick Share Extension dari sekadar system app stub menjadi APK penuh dengan listing tersendiri di Play Store. Inilah yang membuat Quick Share bisa berjalan lebih fleksibel dalam mengatur koneksi lintas ekosistem.

  • Fokus keamanan: menggunakan bahasa pemrograman Rust.

Google menyebut interoperabilitas Quick Share–AirDrop dibangun dengan Rust, bahasa pemrograman memory-safe yang terkenal lebih aman dalam mengurangi celah keamanan terkait manajemen memori.

  • Pengujian keamanan berlapis, termasuk red team dan NetSPI.

Google mengklaim telah melakukan threat modeling, privacy review, red team penetration test, serta validasi tambahan bersama pihak keamanan siber NetSPI.

  • Kompatibilitas tidak hanya iPhone, tapi juga iPad dan MacBook.

Google menegaskan interoperabilitas ini dirancang agar bekerja lintas perangkat Apple, termasuk iPad dan MacBook.

Apa kata mereka: “Tahun lalu, kami meluncurkan interoperabilitas AirDrop. Pada 2026, kami akan memperluasnya ke jauh lebih banyak perangkat,” - Eric Kay, Vice President of Engineering. 

Ia juga menambahkan bahwa Google telah menghabiskan banyak energi untuk memastikan kompatibilitas ini berjalan tidak hanya di iPhone, tetapi juga iPad dan MacBook.

Pax Insight 
Interoperabilitas Quick Share dan AirDrop adalah salah satu langkah paling berani yang pernah dilakukan Google di ranah pengalaman lintas ekosistem. Ini bukan cuma soal kirim file lebih gampang, tapi soal membongkar salah satu “benteng” terbesar Apple yang selama ini membuat pengguna sulit keluar dari ekosistemnya.

Namun keberhasilan fitur ini akan sangat bergantung pada dua hal: konsistensi dan keberlanjutan. Jika Apple menutup celah reverse-engineering lewat update iOS atau macOS, Google harus siap mempertahankan kompatibilitasnya agar fitur ini tidak jadi gimmick sementara.