Gawai
Selasa, 9 Desember 2025 13:21 WIB

Google & Apple kolaborasi bikin pindah HP jadi seamless

Google dan Apple jalin kerja sama buat permudah proses transfer data saat pengguna pindah antara perangkat Android dan iPhone.

Google dan Apple kini semakin mempererat kolaborasi mereka dalam menghadirkan pengalaman perpindahan perangkat yang lebih mulus antara Android dan iPhone. Upaya serius ini pertama kali terlihat pada build terbaru Android Canary yang mulai tersedia hari ini.

Fokus kolaborasi ini adalah untuk membuat transfer data lebih mudah bagi pengguna saat beralih dari Android ke iOS atau sebaliknya. Pada akhirnya, fitur ini akan muncul secara instan selama proses penyetelan perangkat baru, menghilangkan kebutuhan pengguna untuk bergantung pada proses manual atau aplikasi pihak ketiga.

Dilansir dari laman 9to5Google (09/12), Android Canary 2512 (ZP11.251121.010) telah memulai peluncurannya untuk semua perangkat Pixel. Di sisi lain, dalam waktu yang belum ditentukan, iOS 26 developer beta akan mendukung iPhone.

Secara bertahap, fitur ini akan mendukung lebih banyak jenis data agar proses pemindahan smartphone semakin lengkap. Perlu diingat bahwa build Android Canary maupun iOS developer beta bukan diperuntukkan bagi pengguna umum karena masih rawan bug.

Google menyatakan bahwa fitur transfer data yang lebih baik ini akan muncul di Android Beta sebelum peluncuran resmi untuk publik umum. Namun, belum ada tanggal pasti kapan fitur ini akan tersedia secara global.

Peluncuran penuh dukungan ini juga akan terjadi secara bertahap tergantung model perangkat yang digunakan. Dengan begitu, tidak semua model Android akan langsung mendapatkan fitur tersebut di hari pertama ketika dirilis. Untuk saat ini, pengguna masih dapat menggunakan aplikasi Move to iOS di Android atau Android Switch di iPhone sebagai alat untuk perpindahan data.

Pax Insight 
Kolaborasi Google dan Apple untuk menghapus barrier saat pindah HP ini jadi kabar bagus buat anak muda. Transfer data yang seamless menghilangkan rasa mager buat ganti HP. Ini menunjukkan kedua brand sudah tidak fokus lagi menahan user di ekosistem masing-masing, tapi lebih memikirkan user experience yang nyaman.