Fujifilm Indonesia resmi meluncurkan kamera terbaru Fujifilm X-T30 III ke pasar Tanah Air pada 24 November 2025. Kamera generasi penerus X-T30 II ini hadir dengan desain ringkas, bobot ringan hanya 378 gram, serta tampilan klasik khas seri X. Dengan harga Rp 15.888.000 untuk bodi saja dan Rp 18.888.000 untuk paket dengan lensa kit XC 13-33mm, X-T30 III sudah tersedia di Official Store Fujifilm Indonesia dan retailer resmi.
Kamera ini dibekali sensor X-Trans CMOS 4 beresolusi 26,1 megapiksel dan prosesor gambar terbaru X-Processor 5. Performa pemrosesan gambar meningkat dua kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya, ditambah teknologi autofocus berbasis AI yang mampu mendeteksi wajah, mata, hewan, burung, kendaraan, hingga drone. Fitur ini membuat pengalaman fotografi lebih nyaman dan presisi, bahkan dalam kondisi menantang.
Salah satu daya tarik utama X-T30 III adalah dial Film Simulation terbaru dengan 20 pilihan efek warna, termasuk “REALA ACE” untuk reproduksi warna akurat dan “NOSTALGIC Neg.” dengan nuansa lembut penuh karakter. Pengguna juga dapat menyimpan pengaturan favorit dalam tiga slot FS Recipes, sehingga lebih fleksibel dalam bereksperimen gaya visual.
Untuk kebutuhan konten, kamera ini mendukung perekaman video hingga 6,2K/30P dengan kualitas 4:2:2 10-bit, serta opsi 4K/60P dan 1080/240P untuk video berkecepatan tinggi. Fitur stabilisasi gambar yang ditingkatkan membantu menghasilkan rekaman lebih halus, bahkan saat merekam sambil bergerak.
Selain itu, X-T30 III tetap mempertahankan fitur praktis seperti tuas Auto Mode Selector, flash internal, layar LCD tilt beresolusi tinggi, serta konektivitas langsung ke printer instax. Dengan kombinasi desain elegan, teknologi canggih, dan kemudahan penggunaan, Fujifilm X-T30 III menjadi pilihan ideal bagi fotografer pemula hingga profesional yang ingin mengekspresikan kreativitas tanpa batas.
Pax Insight
Peluncuran Fujifilm X-T30 III di Indonesia bukan sekadar hadirnya kamera baru, melainkan refleksi tren fotografi modern yang semakin menekankan kecepatan, keotentikan, dan fleksibilitas kreatif. Dengan kombinasi teknologi AF berbasis AI, pilihan 20 film simulation, serta kemampuan video hingga 6,2K, kamera ini menunjukkan bagaimana inovasi tidak hanya berfokus pada kualitas teknis, tetapi juga pada pengalaman emosional pengguna dalam bercerita melalui visual.



