Gawai
Sabtu, 20 September 2025 13:04 WIB

DJI Mini 5 Pro rilis dengan sensor 1 inci dan LiDAR

Sensor 1 inci pada Mini 5 Pro merupakan upgrade signifikan dari sensor 1/1.3 inci pada Mini 4 Pro.
DJI

DJI mengumumkan peluncuran Mini 5 Pro, menjadi drone seukuran telapak tangan pertama di dunia dengan sensor gambar CMOS 1 inci, sebagaimana dilansir dari New Atlas. Drone yang diluncurkan ini menggabungkan kemampuan tingkat pencitraan profesional dalam bodi ultra ringan 249,9 gram, mempertahankan status sub-250g yang bebas regulasi di banyak negara.

Sensor 1 inci pada Mini 5 Pro merupakan upgrade signifikan dari sensor 1/1.3 inci pada Mini 4 Pro, memberikan performa penanganan noise yang jauh lebih baik dan kemampuan low-light photography yang superior. Dengan aperture f/1.8 dan focal length 24mm (setara kamera 35mm), kamera dapat menghasilkan foto 50 megapixel dan mendukung mode 2x zoom digital setara 48mm.

Sistem kamera mendukung video 4K/60fps HDR dengan 14 stops dynamic range dan 4K/120fps slow-motion. Fitur 10-bit video dalam mode D-Log M dan HLG memberikan fleksibilitas color grading yang lebih besar, dengan maksimum ISO dinaikkan menjadi 12.800 untuk kondisi gelap.

Mini 5 Pro mengadopsi teknologi gimbal dari Mavic 4 Pro dengan kemampuan rotasi horizontal 225 derajat, memungkinkan perekaman sinematik dengan Dutch angles dan gerakan kamera akrobatik. Fitur True Vertical Shooting memungkinkan perekaman dalam orientasi portrait tanpa memerlukan editing post-capture, sangat berguna untuk konten media sosial.

Berbeda dengan Infinity gimbal Mavic 4 Pro yang memiliki keterbatasan, Mini 5 Pro menawarkan desain gimbal yang lebih baik dengan true vertical mode yang tidak terbatas dalam tilt movement.

Drone ini dilengkapi forward-facing LiDAR dan sistem Nightscape omnidirectional obstacle sensing, memberikan keamanan terbang di kondisi gelap hingga 0,1 lux. Kombinasi fisheye lenses depan-belakang, binocular lenses, dan 3D infrared sensor memastikan penghindaran rintangan bahkan saat terbang malam.

Sistem tracking ActiveTrack 360° yang ditingkatkan menawarkan mode Standard dan Cycling baru, dengan performa yang ditingkatkan untuk menyeimbangkan kecepatan, kelincahan, dan keselamatan.

Mini 5 Pro menawarkan waktu terbang 36 menit dengan baterai standar atau 52 menit dengan Intelligent Flight Battery Plus, dengan jarak transmisi maksimal 32 km. Teknologi OcuSync 4+ memberikan stabilitas transmisi yang andal, terutama saat terbang berkelompok.

Storage internal 42GB memungkinkan video cadangan saat SD card penuh, dengan fitur off-state transfer USB-C untuk transfer file tanpa menyalakan drone. Drone mendukung 7-shot AEB bracketing untuk scene dengan kontras tinggi.

Mini 5 Pro dijual di Eropa seharga €809 (Rp18 juta) untuk paket standar atau €1.019 (Rp23 juta) untuk Fly More Combo dengan tiga baterai, charging hub, dan tas.