Setelah menghentikan merek XPS tahun lalu, Dell akhirnya menghidupkan kembali lini XPS yang ikonik. Dengan pengumuman ini di CES 2026, mereka secara tidak langsung mengakui bahwa rencana sebelumnya untuk menamai merek baru mereka adalah kesalahan besar.
Dilansir dari laman Engadget (13/01), Dell kini kembali menggunakan nama XPS sebagai simbol utama laptop premium mereka untuk memulihkan kepercayaan pelanggan setianya setelah strategi rebranding lama mereka yang bertujuan untuk menyederhanakan produk membuat pelanggan bingung dan menyebabkan penurunan pangsa pasar Dell pada tahun 2025.
Sebagai pembuka era baru, Dell langsung meluncurkan versi XPS 14 dan XPS 16, yang memiliki desain yang jauh lebih praktis. Tombol kapasitif, yang sebelumnya dikritik karena sulit digunakan di bawah cahaya terang, kini diganti dengan tombol fungsi fisik.
Dell juga menunjukkan komitmen pada identitas merek ini dengan menonjolkan logo XPS di bodi laptop, menggantikan dominasi logo Dell yang lama. Secara simbolis, perubahan ini menegaskan bahwa seri XPS kini memiliki posisi yang lebih mandiri dan prestisius di dalam ekosistem produk mereka.
Untuk meningkatkan mobilitas pengguna, bodi laptop terbaru ini lebih tipis dan ringan. Berat XPS 16 sekarang lebih ringan satu pon dibandingkan dengan versi sebelumnya, sementara XPS 14 turun menjadi hanya 3 pon.
Dalam hal performa, kedua laptop ini dilengkapi dengan prosesor Intel Panther Lake terbaru dan memiliki pilihan layar tandem OLED mewah. Dell juga mengungkapkan bahwa model XPS 13 akan dirilis pada akhir tahun, mengklaim sebagai laptop tertipis yang pernah mereka buat.
Pax Insight
Keputusan Dell untuk kembali ke merek XPS membuktikan bahwa kekuatan sebuah "brand" seringkali lebih berharga daripada upaya penyederhanaan yang dipaksakan. Estetika XPS akan menyambut baik kembalinya tombol fisik, karena fungsionalitas tetap menjadi prioritas utama di atas sekadar desain futuristik yang membingungkan.



