Intel dilaporkan tengah menyiapkan langkah mengejutkan dengan menghidupkan kembali konfigurasi prosesor tanpa Efficiency-cores (E-cores) melalui lini terbaru yang dinamakan Bartlett Lake-S. Bocoran yang muncul pada pertengahan Januari 2026 ini mengungkap adanya 12 varian SKU yang sepenuhnya mengandalkan Performance-cores (P-cores).
Langkah ini menjadi sangat menarik bagi para antusias teknologi yang merindukan desain prosesor tradisional namun dengan kekuatan pemrosesan modern. Fokus pada P-core saja diharapkan dapat menghilangkan masalah latensi komunikasi antar-inti yang terkadang muncul pada arsitektur hibrida, terutama dalam skenario beban kerja berat yang membutuhkan konsistensi performa tinggi secara terus-menerus.
Dalam hierarki terbaru ini, seri Core 9 akan menjadi kasta tertinggi dengan menghadirkan total 12 inti performa dalam satu cip tunggal. Ini merupakan pencapaian signifikan bagi Intel karena sebelumnya konfigurasi P-core pada platform konsumen hanya terbatas pada 8 inti saja, seperti yang terlihat pada seri i9-14900K.
Dengan ditiadakannya 16 E-core, ruang silikon dialihkan untuk menambah jumlah P-core, yang secara teori akan memberikan lonjakan performa multi-utas yang lebih stabil pada aplikasi yang belum teroptimasi secara sempurna untuk desain hibrida. Varian unggulan seperti Core 9 273PQE dilaporkan akan membawa cache L3 sebesar 36 MB untuk mendukung komputasi tingkat tinggi.
+2
Kecepatan Turbo Menakjubkan hingga Menembus 5,9 GHz
Salah satu aspek yang paling mencolok dari bocoran ini adalah peningkatan frekuensi clock yang sangat agresif pada lini Bartlett Lake. Varian flagship Core 9 273PQE dikabarkan mampu mencapai kecepatan boost hingga 5,9 GHz, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Core i9-14900KS.
Kecepatan ini 200 MHz lebih tinggi dari prosesor generasi ke-14 tercepat, menjadikannya salah satu cip paling bertenaga yang pernah ada untuk soket LGA 1700. Peningkatan frekuensi ini menandakan bahwa Intel masih mampu memeras performa maksimal dari node proses yang matang untuk memberikan hasil yang kompetitif di pasar perangkat keras tahun 2026.
Selain seri tertinggi, bocoran juga mengungkap keberadaan seri Core 7 yang akan membawa 10 inti performa dan seri Core 5 yang diperkirakan memiliki antara 6 hingga 8 inti. Hasil pengujian sintetis awal pada PassMark untuk Core 7 253PE menunjukkan performa yang sangat impresif, di mana cip dengan 10 P-core ini mampu menyaingi performa multi-utas Core i5-14500 yang memiliki total 14 inti hibrida. Efisiensi arsitektur ini membuktikan bahwa meskipun jumlah inti keseluruhan lebih sedikit, dominasi inti performa murni memberikan keunggulan dalam beban kerja tertentu yang membutuhkan throughput data yang lebih besar pada setiap utasnya.
Target Pasar Khusus dan Segmen Komputasi Edge
Meskipun memiliki spesifikasi yang sangat menggiurkan bagi para pemain gim, Intel secara resmi memosisikan Bartlett Lake-S untuk segmen Embedded dan Edge Computing. Prosesor ini dirancang untuk menangani tugas-tugas berat di luar lingkungan kantor atau rumah, seperti pada sistem otomasi industri, robotika, dan infrastruktur telekomunikasi.
Namun, sejarah menunjukkan bahwa produk dari segmen ini sering kali masuk ke pasar DIY (Do It Yourself) melalui vendor pihak ketiga atau saluran penjualan tidak resmi. Penggunaan soket LGA 1700 memastikan bahwa prosesor ini secara teknis tetap kompatibel dengan berbagai papan induk seri 600 dan 700 yang sudah ada di pasar.
Meskipun fokus pada inti performa, Bartlett Lake-S tetap membawa fitur-fitur modern yang dibutuhkan oleh industri saat ini. Prosesor ini dilaporkan tetap mengusung solusi grafis terintegrasi Intel UHD Graphics 770 yang cukup untuk kebutuhan visual dasar dan tugas akselerasi video ringan.
Dari sisi memori, platform ini tetap mendukung penggunaan DDR5-5600 dan juga tetap kompatibel dengan DDR4-3200 pada varian tertentu, memberikan fleksibilitas bagi para integrator sistem. Keberadaan 16 jalur PCIe 5.0 langsung dari CPU juga memastikan bahwa transfer data antara prosesor dan kartu grafis atau media penyimpanan NVMe berjalan pada kecepatan maksimal tanpa hambatan.
Pax Insight
Munculnya Bartlett Lake-S menjadi bukti nyata bahwa Intel masih terus memperpanjang siklus hidup platform LGA 1700 meskipun soket baru LGA 1851 telah diperkenalkan. Strategi ini memberikan pilihan bagi pengguna yang belum ingin beralih ke arsitektur terbaru namun tetap menginginkan peningkatan performa inti yang substansial. Dengan peluncuran yang diprediksi akan dilakukan secara bertahap sepanjang kuartal pertama tahun 2026, persaingan di pasar CPU kelas menengah dan atas diperkirakan akan semakin sengit. Kehadiran prosesor P-core murni ini menjadi angin segar sekaligus eksperimen menarik bagi Intel dalam memenuhi kebutuhan pasar yang spesifik dan menuntut performa tanpa kompromi.



