Gawai
Sabtu, 16 Mei 2026 16:04 WIB

Apple kembali andalkan Intel, kini untuk produksi chipset

Intel dikabarkan akan memproduksi chipset terbaru Apple gunakan teknologi fabrikasi 18A mereka.
Ilustrasi (Sumber: SDC)

Kabar mengenai Apple yang akan menggunakan jasa Intel untuk memproduksi prosesornya kini bergerak sangat cepat menjadi kenyataan. Analis rantai pasok Ming Chi Kuo mengonfirmasi bahwa Apple telah memulai uji coba pembuatan cip terintegrasi menggunakan teknologi pemrosesan 18A milik Intel yang difokuskan untuk perangkat iPhone iPad dan Mac model lama serta kelas menengah ke bawah.

Kembali ke Intel

Langkah strategis ini diambil karena Apple merasa perlu melakukan diversifikasi agar tidak bergantung sepenuhnya pada produsen TSMC asal Taiwan. Selain itu keputusan ini juga sangat dipengaruhi oleh dorongan dari pemerintah Amerika Serikat yang berupaya meyakinkan pimpinan Apple untuk kembali berbisnis dengan Intel setelah pemerintah mengambil alih 10 persen saham raksasa cip tersebut.

Apa saja yang akan dikerjakan Intel?

  • Jadwal Produksi: Intel akan menghabiskan tahun 2026 untuk menguji produksi dengan target pengiriman pada tahun 2027 serta peningkatan volume secara bertahap hingga tahun 2029.
  • Lokasi Pabrik: Fasilitas manufaktur Intel di Oregon Arizona dan Ohio disiapkan untuk mencetak cip seperti A18 Pro.
  • Kualitas Teknologi: Proses fabrikasi 18A P merupakan pembaruan dari seri 18A yang secara kinerja dan kepadatan transistor diklaim setara dengan teknologi N2 milik TSMC.
  • Porsi Produksi: TSMC akan tetap memproduksi 90 persen dari total kebutuhan cip Apple meskipun pengiriman awal dari Intel nantinya berjalan sangat lancar.
  • Fokus Perangkat: Sekitar 80 persen dari total kapasitas produksi Intel akan dialokasikan khusus untuk cip ponsel pintar iPhone.
  • Evaluasi Lanjutan: Apple saat ini juga dilaporkan sedang mengevaluasi teknologi cip masa depan Intel yakni 14A untuk kebutuhan produksi perangkat jangka panjang.

Pax insight

Kerja sama ini menandai kembalinya hubungan bisnis bersejarah antara kedua perusahaan sejak Apple beralih menggunakan prosesor buatannya sendiri pada tahun 2020 lalu. Meskipun Intel hanya mengambil porsi kecil dari total produksi inisiatif ini merupakan langkah besar bagi Apple dalam mengamankan dan mendiversifikasi rantai pasok komponen utamanya secara global.